Pelaporan Pajak P2P Lending

Pelaporan Pajak P2P Lending

Semoga saja saya belum terlambat menginformasikan hal ini, tapi menimbang masih banyak yang bertanya pada saya soal hal ini… saya mempublikasikan tulisan ini secepat mungkin. Saya akan memperbaharui secara harian tulisan ini dengan menambahkan gambar dan contoh.

Bagi lender yang mendanai di Akseleran harusnya sudah cukup paham perihal hal ini karena panduan dari mereka sudah sangat cukup jelas. Tapi bagi lender non Akseleran dan butuh informasi lebih lanjut, semoga tulisan ini bisa membantu.

Saya akan membahas nya sesingkat mungkin supaya ga bingung (dan supaya tulisan ini cepat publish), jadi saya tidak akan membahas soal strategi mengurangi pajak (tax planning) yang merupakan tugas tax consultant. Saya tidak memiliki kualifikasi untuk hal tersebut, jadi jangan email atau komentar tanya soal hal itu ya.

1. P2P Lending Dilaporkan Sebagai Penghasilan Tambahan dan Harta

Dua hal yang harus dilaporkan adalah

  • Total return/margin/ujroh anda selama tahun 2020 – yang dimasukkan dalam kategori penghasilan tambahan. Penghasilan tambahan ini akan dikenakan pajak sebesar 5% sampai 30% tergantung dari tier penghasilan anda. Ada pengecualian apabila p2p lending yang anda gunakan sudah memotong pajak di depan (baca poin 2 dibawah). Laporkan total nominal ini di lampiran I bagian A no 1
Referensi: Email P2P lending Akseleran
  • Nilai akun di tanggal 31 Desember 2020 – yang mencakup total outstanding, saldo RDL (wallet bagi p2p belum berizin), total return (termasuk denda dan bonus retur), lalu dikurangi outstanding pinjaman yang sudah default (status gagal bayar/tidak tertagih). Bagian kedua tersebut hanya untuk pokok modal yang masih nunggak saja, tidak termasuk outstanding yang sudah dikembalikan. Laporkan di bagian lampiran II bagian B – Harta Pada Akhir Tahun dengan kode Harta 039. Keterangan boleh diisi dengan “P2P Lending”
Referensi: Email dari P2P Akseleran

P2P lending memiliki fasilitas berbeda-beda untuk membantu anda menghitung dua hal tersebut:

  1. Sistem otomatis yang bisa diakses di website/app, contohnya Koinworks. Tinggal unduh laporan tahunan dan semua data sudah tersedia disitu, hanya tinggal copy paste angkanya saja ke SPT. Atau untuk Akseleran, dikirimkan secara tahunan ke email.
  2. Bantuan RM, contohnya Asetku dan Uangme. Anda bisa meminta RM membuat rekap untuk dilaporkan. Tentunya anda harus mengingatkan mereka sering-sering agar permintaan anda tidak terlupakan. Lender dengan dana tinggi tentu mendapatkan perlakuan khusus dengan pelaporan yang lebih cepat.
  3. Manual. Kebanyakan p2p lending tidak ngurusin perhitungan pajak sama sekali, sehingga menjadi kewajiban anda untuk hitung satu-satu. Cukup repot karena anda harus bisa memisahkan retur tahun 2020 dan tahun sebelumnya. Anda bisa juga menghubungi CS untuk meminta bantuan.

2. Pajak Anda Pasti Jadi Kurang Bayar

Apabila anda menggunakan p2p lending yang belum memotong pajak didepan, maka sudah pasti terjadi kurang bayar. Maka dari itu anda perlu mencetak kode ebilling untuk melunasi kekurangan pajak anda. Seperti yang sudah disebutkan diatas, kurang bayar ini bisa berkisar 5 sampai 30 persen tergantung dari total penghasilan anda.

Kalau anda mau nakal, tentu tidak usah dilaporkan. Tapi silakan dipikirkan baik-baik risikonya, bila sampai ketahuan maka anda masuk blacklist sehingga setiap tahunnya akan diperiksa secara intensif. Lebih baik jujur saja, toh retur p2p bila dikelola dengan benar pasti akan diatas retur investasi lainnya, sekalipun setelah dipotong pajak.

3. Tentang Dana Referral

Ini sangat tricky. Bilamana anda seorang wajib pajak yang memang jujur, maka penghasilan referral sama saja dengan ‘penghasilan belum kena pajak’ sehingga masuk dalam perhitungan progresif final anda. Namun sifat setiap dana referral tentu berbeda-beda. Ada yang pokok modalnya menjadi uang tunai kita (contoh Asetku, Akseleran, Komunal, Easycash), ada yang nilainya ditarik kembali menjadi hak penyelenggara (contoh Koinworks, Uangme).

Untuk kategori yang pertama, tentu nilainya perlu dilaporkan secara penuh layaknya retur, namun untuk kategori kedua, menurut saya hanya perlu dilaporkan pertambahan nilai returnya saja.

Contoh: Koin dari Koinworks sebesar 2 juta menghasilkan nett return 100rb, maka yang saya laporkan hanya 100rb nya saja bersamaan dengan retur lainnya. Sedangkan untuk voucher Komunal 200rb maka saya laporkan nilai penuh 200rb beserta return yang dihasilkan dari 200rb tersebut.

4. Teknis Pelaporan

Saya tidak pernah memisahkan pelaporan pajak p2p per platform. Semuanya saya totalkan lalu saya masukkan dalam satu kategori harta “piutang” (kode 021) dengan keterangan “p2p lending”. Kalau anda punya kelebihan waktu dan memang rajin, maka lebih baik pelaporan harta dipisahkan per platform supaya kedepannya pelaporannya lebih rapi (SPT tahunan anda mengikuti format tahun sebelumnya). Untuk pelaporan total bunga tidak mungkin dipisahkan.

5. Untuk P2P lending dengan pemotongan pajak didepan

P2P lending jenis ini sebenarnya cukup merepotkan karena pelaporannya jadi lebih rumit. P2P lending yang masuk kategori ini setahu saya hanya Tanifund. Dulu Investree juga, namun sudah tidak lagi.

  1. Penyelenggara sudah memotong PPH23 15% atas retur anda
  2. Penyelenggara akan memberikan anda bukti potong
  3. Anda masih harus melaporkan retur total anda sebagai penghasilan lain (masuk dalam PPH17 progresif), maupun harta akhir tahun
  4. Di bagian akhir, anda masukkan bukti potong dari penyelenggara sebagai kredit pajak, sehingga mengurangi nilai total kurang bayar anda. Saat ini sistem pajak masih belum otomatis memasukkan bukti potong, sehingga anda perlu memasukkan satu persatu. Memang cukup merepotkan, apalagi seperti Tanifund memberikan bukti potong per bulan bukan per tahun sehingga bukti potongnya banyak.
  5. Dalam kasus langka, bisa saja terjadi lebih bayar. Hal ini cukup merepotkan karena anda mungkin akan diperiksa tim pajak. Konsultasikan dengan ahli perpajakan agar hal ini jangan sampai terjadi.

12 thoughts on “Pelaporan Pajak P2P Lending

  1. Thanks berat Bang Adrian! Ini tulisan yg saya butuhkan hehe… btw mau nanya, kalau misal modal saya diputar terus (autolending) dan tidak dicairkan itu returnya tetap dilaporkan sbg penghasilan ya? Gak dianggap unrealized kaya reksadana ya?

  2. bagaimana untuk return yg dipotong di depan tetapi tidak ada bukti potong pajaknya? ini perlu dilaporkan atau gimana krn tdk ada bupotnya.

      1. saya mau lapor SPT tapi bingung isinya, karena sudah minta ke p2p nya tapi hanya diberikan rekapan list excel dgn keterangan tidak ada bukti potong, yg terbitkan bukti potongnya bukan dr pihak p2p nya kan tapi dr borrower.
        apakah bisa saya laporkan saja jumlahnya meski ga ada bukti potongnya? isinya di kolom bunga kah, tapi nanti jadi kurang bayar ?

        1. Boleh tau ga emang dari p2p apa? Kalau di tanifund yang issue bukti potongnya si penyelenggara kok. Di investree dulu juga ga lewat borowernya. Kalau pake e filling sih gabisa dilaporkan kalau gapunya nomor bukti potong, munculnya ya error. Logikanya gabisa dong minta pengurangan bayar pajak tp gapunya buktinya

          1. investree.. ga semuanya dikasi bukti potong, belakangan ini sudah tidak dipotong lagi tapi yg awal2 tahun masih kena potongan 15%

      2. dari pihak p2p nya hanya memberikan rekap list nilai pajak yg dipotong tetapi keterangannya tidak ada bukti potong, thn lalu sudah pernah dimintakan tetapi hanya diberikan rekapnya saja… klo mau dilaporkan pemotongan pajaknya apakah tetap di kolom bunga? tapi nanti jadi harus bayar lagi donk..

        1. Gini lho kak herlin, bukti potong itu bukan nambahin penghasilan di kolom bunga, tp justru merupakan kredit pajak untuk mengurangi nominal kurang bayar. Jd kalau ga dilaporkan ya ga menambahkan nominal yang harus dibayar. Tp kalau dilaporkan akan lebih bagus krn mengurangi nilai pembayaran

  3. Terima kasih atas artikelnya.
    mau tanya bang, untuk bagian isi formulir spt tersebut, saya terkendala di Bagian C : Daftar pemotong pph. Sedangkan dari Akseleran tidak mendapatkan apapun.
    Tapi tidak bisa klik next dan eror.

    apa yang saya harus lakukan ya bang?
    Terima kasih ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.