Investasi Apa yang Tepat untuk Saya?

Checklist

Untuk memilih investasi yang terbaik untuk anda, maka anda HARUS bisa menjawab semua pertanyaan mudah dibawah ini:

1. Berapa banyak uang yang bisa kamu sisihkan setiap minggu nya untuk investasi?

  1. Dibawah 100rb rupiah
  2. 100rb rupiah – 500rb rupiah
  3. 500rb rupiah – 1jt
  4. Diatas 1 jt

Pertanyaan ini merujuk pada jumlah modal yang memang menjadi komitmen anda untuk diinvestasikan. Beberapa investasi membutuhkan modal yang lebih besar.

2. Bayangkan kamu baru saja investasi uang sebesar 1jt rupiah. Kira kira kapan kamu membutuhkan uang tersebut kembali?

  1. Secepat mungkin yang penting sudah untung
  2. Mungkin dalam beberapa bulan kedepan kalau ada kebutuhan baru
  3. Tidak tahu karena uang tersebut memang saya sisihkan untuk investasi

Pertanyaan ini berguna untuk memilih tingkat likuiditas investasi. Likuiditas, dalam penjelasan sederhana, bisa dijelaskan dengan kalimat ini: “seberapa cepat modal (beserta keuntungannya) bisa anda pergunakan kembali).

3. Apa tujuan investasi anda? Untuk mengembangkan dana (mencari keuntungan) atau untuk berjaga jaga? Berjaga jaga disini maksudnya kamu khawatir akan kebutuhan mendadak yang membutuhkan dana ekstra.

  1. Mengembangkan dana dong – supaya uang saya semakin banyak
  2. Untuk berjaga – jaga, karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan

Pertanyaan ini membantu memilih tingkat resiko yang sesuai. Apabila tujuannya memang mencari keuntungan, maka seharusnya harus berani mengambil resiko untuk bunga yang lebih tinggi.

4. Apakah kamu suka belajar tentang investasi mu sendiri, atau lebih memilih untuk ‘terima beres’ saja?

  1. Saya merasa lebih nyaman bila mengerti bagaimana investasi saya bekerja
  2. Saya kurang nyaman mempelajari investasi, yang penting aman dan nyaman saja.

Beberapa investasi membutuhkan pengetahuan ekstra, namun tidak selalu bunganya lebih tinggi dibandingkan investasi yang otomatis. Beberapa investor lebih merasa aman bila memilih sendiri investasi mereka, sedangkan beberapa lainnya lebih merasa aman mempercayakan pilihannya pada pihak ketiga.

5. Apakah kamu berniat menggunakan keuntungan untuk diinvestasikan kembali atau tidak?

  1. Tidak – saya berharap keuntungan investasi saya bisa langsung digunakan untuk keperluan saya yang lain
  2. Ya – Rencananya keuntungan saya akan saya investasikan kembali supaya makin berkembang

Dalam investasi, ada konsep ‘compunding interest’, dimana keuntungan anda kembali diinvestasikan supaya modal anda lebih cepat tumbuhnya. Tidak semua investasi bisa memanfaatkan konsep ini.

6. Apakah kamu lebih suka memantau investasimu sering sering?

  1. Ya – saya mau tahu performa investasi saya dalam jangka pendek, kalau perlu setiap harinya
  2. Tidak – saya tidak punya waktu banyak untuk memantau investasi sering sering.

Beberapa investasi perlu dipantau secara berkala sedangkan beberapa lainnya tidak perlu banyak perhatian.

Sudah? Selanjutnya pelajari tabel singkat dibawah ini untuk mendapat gambaran umum tentang pilihan investasi anda.

Tabel Perbandingan Cepat

Saya tidak menjelaskan secara detail setiap produk investasi tersebut karena akan memusingkan. Lagipula artikel ini tujuannya untuk membantu anda memilih, sehingga bila butuh pengetahuan dasar anda bisa tanya kepada kak Wikipedia yang tentunya lebih expert (link saya cantumkan di tabel tersebut).

Pertanyaan

1. Kenapa keuntungan dan resiko selalu sama tingkatnya?

Ini hukum dasar investasi yang berbunyi “High Risk High Return”. Investasi yang cepat bertumbuh pasti resikonya lebih tinggi juga. Investasi yang mengaku tidak mengikuti hukum alam ini patut dicurigai sebagai ilegal!

2. Kenapa Peer to Peer Lending dan Reksadana memiliki tingkat resiko/bunga yang variatif?

Karena jenis pinjaman di Peer to Peer Lending sangat bervariasi, dari yang bunganya rendah namun rendah resiko sampai yang berbunga tinggi dengan resiko tinggi.

Demikian juga dengan reksadana. Ada beberapa jenis reksadana yang low risk low return seperti Reksadana Pasar Uang, hingga yang resikonya lebih tinggi seperti Reksadana Campuran.

3. Kenapa Reksadana, Cryptocurrency, Valuta Asing, Saham, serta Peer to Peer Lending memiliki jangka investasi panjang maupun pendek?

Untuk reksadana serta P2P (Peer to Peer) lending, silahkan mengacu kepada jawaban di pertanyaan nomor dua, karena variasi produk yang ditawarkan kedua investasi tersebut tidak hanya beragam dari segi bunga dan resiko saja namun juga segi jangka waktu.

Untuk Valuta Asing, saham dan cryptocurrency, jangka waktu investasi tergantung pada strategi investasi yang digunakan. Ada yang menjadikan mereka investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

4. Kenapa Kesulitan P2P (Peer to Peer) Lending Sedang?

Karena ada website P2P (Peer to Peer) lending yang menawarkan fitur bot yang secara otomatis menyebarkan pendanaan anda tanpa perlu pusing memilih. Namun kebanyakan website masih membutuhkan seleksi manual dari investor.

Rekomendasi Personal

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, strategi investasi tiap orang pasti berbeda tergantung jawaban mereka terhadap checklist diatas.

Namun saya akan memberikan satu contoh personal dari saya sendiri.

Apabila saya bisa berkomitmen untuk menyisihkan 50 juta sepenuhnya untuk investasi, maka demikianlah saya membagi uang tersebut:

20 juta saya jadikan deposito. Meskipun bunganya kecil, namun paling likuid dan bisa dipindahkan ke investasi lain kapan saja.

10 juta saya investasikan di peer-to-peer lending. 10 juta ini akan disebarkan ke berbagai macam website dan pinjaman. Selengkapnya, baca rekomendasi P2P (Peer to Peer) saya di bagian bawah artikel ini.

5 juta saya investasikan di valas ATAU saham ATAU cryptocurrency (hanya satu) sebagai investasi tinggi resiko yang saya pantau dalam jangka singkat.

sisa 15 juta, saya investasikan di emas, obligasi, dan reksadana masing-masing 5 juta.

Emas berguna sebagai cadangan paling likuid selain deposito. Untuk reksadana dan obligasi, masing-masing disebarkan secara seimbang untuk meminimalkan resiko.

BACA JUGA

Butuh Rekomendasi Website untuk Investasi? Buka disini –> Website Compared

Bingung Memilih Website P2P (Peer to Peer) lending? Buka artikel saya yang ini –> P2P (Peer to Peer) Compared

Bagaimana Diversifikasi di P2P (Peer to Peer) Lending

One thought on “Investasi Apa yang Tepat untuk Saya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.