A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Lilin yang Tak Padam
crop woman lighting candle in dark room

Lilin yang Tak Padam

Saya daridulu sampai sekarang tidak pernah merasa menjadi pengikut Yesus yang baik. Saya kurang percaya akan kekuatan doa, malas pelayanan, dan jarang memaknai ibadah ekaristi dengan sungguh-sungguh.

Mujizat, bagi saya, juga sesuatu yang tidak lebih hanya ilusi psikologis yang seringkali digembor-gemborkan orang yang sedang euphoria, padahal hal tersebut tidak lebih hanya random occurence atau kebetulan yang sedang pas saja.

Saya memang belum pernah ada di situasi dimana saya hanya bisa berpasrah dan bergantung pada jawaban doa, dan saya berharap tidak akan pernah mengalami situasi tersebut. Terakhir kali saya berdoa rosario itu meminta agar ada orang yang ‘mengambil alih kontrak’ tempat tinggal saya di Shanghai, supaya saya tidak kehilangan sekitar 28 juta rupiah sebagai denda untuk landlord. Karena itu uang yang cukup besar, menurut saya doa saya cukup penting. Dan karena saya tidak pernah meminta sesuatu yang sedemikian ‘penting’ dari Tuhan sebelumnya, maka saya yakin doa saya tersebut akan dikabulkan.

Tentu saja tidak dikabulkan.

Tapi kekecewaan tersebut tidak pernah menghapus fakta bahwa saya pernah mengalami mujizat yang kecil namun cukup membuktikan bahwa itu bukan random occurence atau kebetulan, seakan-akan Tuhan menampar bibir saya dengan fakta sambil bilang ‘touche,douche’.

Izinkan saya bercerita sedikit tentang hal tersebut. Ceritanya ga panjang kok, ga ada drama dan ga sampai jadi satu buku.

Hari itu adalah Sabtu Suci di gereja Katolik tempat saya bertugas sebagai kru (crew). Sabtu Suci gereja Katolik tentu sangat ramai karena banyak dihadiri orang Katolik KTP yang biasanya cuma pergi misa saat napas (natal paskah), jadi seluruh ruangan dan gedung dibuka untuk menampung sedemikian banyak umat yang datang, dan tentunya perlu kru ekstra untuk mengakomodasinya.

Ada satu hal yang unik di Sabtu Suci gereja Katolik, yaitu tradisi menyalakan lilin. Lilin umat yang hadir tidak boleh dinyalakan dengan sembarangan, melainkan harus menggunakan ‘api sumber’ yang berasal dari lilin super besar di mimbar, diteruskan dengan menyalakan satu lilin ke lilin lainnya menggunakan estafet manusia.

Saya ditugaskan untuk menjadi salah satu estafet tersebut. Teman saya akan menyalakan lilin yang saya pegang sehingga saya bisa menyalakan lilin umat lainnya yang duduk di daerah tugas saya.

Hanya ada satu masalah: poin estafet saya berada di outdoor, dan saya harus membawa cahaya lilin tersebut ke ruangan indoor ber AC di lantai 2.

Saat estafet terjadi, saya gugup setengah mati. Angin cukup keras, dan semua orang waras tahu bahwa angin bisa dengan mudah mematikan lilin. Dengan hati-hati saya menutupi lilin saya dari terjangan angin ketika sudah menerima api dari teman saya, dan saya tak henti hentinya berdoa agar jangan sampai lilin tersebut mati. Lilin mati itu bukan larangan, boleh dinyalakan lagi asal berasal dari lilin sebelumnya atau lilin sumber. Masalahnya, jarak antara poin estafet dengan lilin sumber cukup jauh atau lilin sebelumnya cukup jauh, dan sekalipun diulang berkali-kali, tidak akan merubah fakta bahwa anginnya tetap kencang.

Dan disitulah saya merasakan mujizat pertama kalinya, dan sampai saat ini yang terakhir kalinya, karena lilin saya tidak mati sekalipun meskipun diterjang angin yang membuat rambut saya mohawk. Sekalipun saya naik tangga sehingga arah anginnya silih berganti, namun cahaya lilin mentok redup saja, tidak mati. Demikian pula saat saya memasuki area tugas saya, hembusan AC yang langsung menyambut di pintu masuk tidak berpengaruh banyak ke lilin saya. Dengan gugup saya menghubungkan sumbu lilin saya ke umat terdekat di pintu masuk, dan ketika ia berhasil memberikan apinya ke umat lainnya, disitulah akhirnya saya bisa merasakan bahwa tangan saya sudah penuh dengan cairan lilin yang luber jatuh ke tangan saya. Saya tidak merasakan panas atau sakit apapun saat membawa lilin tersebut, entah karena gugup, atau karena ada hal lain yang mematikan saraf tangan saya.

Sampai hari ini saya masih mencoba rasional dan menganggap peristiwa tersebut hanyalah hal yang biasa.

Mungkin lilinnya produk bagus sehingga kebal angin (seperti lilin ultah prank). Tapi kok setelah itu saya tiup bisa mati?

Mungkin anginnya sebenarnya tidak kencang, hanya ilusi saya karena grogi? Tapi kok setelah itu memang betul rambut saya berantakan meskipun pakai hair gel?

Pada akhirnya saya pun tidak menemukan jawaban rasional atas kejadian tersebut, entah sebenarnya mujizat atau tidak. Bila hal tersebut bukan mujizat, maka bisa dibilang saya tidak pernah mengalami mujizat seumur hidup saya sampai saat ini.

Namun kejadian tersebut membuat saya paham akan lirik lagu “tak pernah sendiri” yang mengandung kalimat ini:

“Sumbu yang pudar nyalanya takkan pernah dipadamkan”

Selamat hari Paskah.

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fahrenheit – Lotus International: adriansiaril
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48