Maksimalkan Keuntungan Asuransi

Maksimalkan Keuntungan Asuransi

Saya harap tidak ada pihak dari asuransi yang marah membaca artikel ini, karena apa yang saya jabarkan disini sebenarnya tidak merugikan siapapun. Baik nasabah asuransi seharusnya diuntungkan karena akan lebih memahami cara merawat polis mereka dan pihak asuransi akan lebih mudah meyakinkan orang-orang yang melek asuransi setelah membaca artikel ini.

Sebelum lanjut membaca, saya sarankan anda memahami dulu artikel saya yang menjelaskan tentang biaya-biaya yang ada dalam suatu asuransi.

Apabila anda sudah paham tentang hal tersebut, mari kita langsung bahas tentang cara terbaik memaksimalkan keuntungan portofolio asuransi anda.

Cukup Bayar COI (Cost of Insurance) Secepat Mungkin

Tahukah anda bahwa setelah biaya akuisisi selesai dibayarkan, anda memiliki pilihan untuk hanya membayar biaya asuransi tahunan tanpa harus membayar komponen investasi sama sekali?

Pihak asuransi tentu membutuhkan biaya akuisisi untuk kelangsungan hidup mereka, jadi setelah mereka sudah mendapatkan seluruh komponen akuisisi yang mereka targetkan, mereka tidak keberatan dan tidak dirugikan bila anda hanya meneruskan membayar biaya asuransi saja.

Anda mungkin bertanya apa ruginya bila terus membayar tabungan investasi dalam suatu asuransi? Toh uangnya terus berkembang kan?

Jawabannya sederhana, karena kebanyakan asuransi memberlakukan potongan atas setoran modal anda serta memberlakukan biaya bulanan yang lebih tinggi atas komponen investasi anda. Akibatnya tentu saja investasi anda dalam suatu polis asuransi kalah maksimal dibandingkan bila anda menaruh uang anda dalam investasi lain yang lebih terencana.

Hubungi agen atau customer service asuransi anda untuk mengkonfirmasi kapan anda bisa berhenti membayar komponen investasi dan mulai membayar biaya asuransi saja. Lebih cepat, lebih baik!

Masih ngotot bahwa komponen investasi di asuransi anda menghasilkan keuntungan? Baca penjelasan selanjutnya dibawah ini!

Jangan Ambil Asuransi untuk Investasi Karena Ada Banyak Potongan

Saya mendukung diversifikasi aset ke berbagai instrumen investasi, kecuali unit link asuransi. Asuransi hendaknya diambil untuk manfaat perlindungannya, bukan untuk mengincar imbal hasil dari modal anda.

Karena, asuransi jenis investasi tidak lain hanyalah reksadana dengan bonus perlindungan (biasanya jiwa atau kecelakaan). Tidak ada apapun di dunia ini yang gratis, sehingga untuk kelangsungan hidup sang penyedia asuransi, biasanya mereka mengenakan biaya bulan untuk manfaat perlindungan tersebut.

Bilamana dalam reksadana biasa anda hanya dikenakan biaya manajer investasi yang mengelola uang anda, dalam model asuransi ini anda dikenakan biaya tambahan dalam bentuk biaya asuransi serta biaya lain yang seringkali disebut biaya pemeliharaan. Biaya pemeliharaan ini sebenarnya merupakan biaya akuisisi yang berkedok kecil namun dibebankan secara panjang sehingga tidak memberatkan di awal.

Terlebih lagi, belum tentu reksadana yang disediakan oleh asuransi anda memiliki performa bagus untuk menyaingi reksadana dari manajer investasi yang sudah mahir seperti Schroders dan Sucorinvest. Dalam hal ini saya pernah meninjau performa unit link dari sebagian penyedia asuransi di Indonesia.

Ada satu pengecualian untuk asuransi tertentu seperti Simas Investa Link yang disediakan oleh Simas Jiwa, yang jelas-jelas sangat bagus karena tidak memiliki biaya apapun sama sekali. Sayangnya, produk tersebut sudah tidak ditawarkan lagi saat artikel ini ditulis, mungkin karena memang terlalu menguntungkan nasabah dan malah merugikan perusahaan mereka sendiri.

Pilih Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Asuransi bermodel investasi unit link digembor gemborkan menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan asuransi tradisional. Meskipun saya setuju dengan pernyataan tersebut untuk asuransi kesehatan, saya masih berpegang teguh yakin bahwa asuransi jiwa lebih baik diambil dalam bentuk tradisional.

Alasannya, asuransi unit link bisa lapsed alias dipaksa tutup kapan saja bila nilai investasi anda tidak bisa lagi menunjang biaya asuransi anda. Sedangkan dalam model asuransi tradisional, anda bisa memilih untuk membayar biaya tahunan/bulanan selama jangka waktu tertentu untuk memiliki asuransi yang aktif sampai akhir hayat anda.

Saya tidak mau di hari tua saya mendadak khawatir karena salah satu asuransi saya terancam lapsed, apalagi di hari tua mungkin saja saya sudah pikun sehingga lupa akan hal tersebut dan mungkin tidak punya cukup uang untuk kembali mengaktifkan asuransi tersebut.

Berbeda dengan asuransi jiwa tradisional dimana saya bisa membayar selama 5 tahun di usia produktif untuk memiliki perlindungan seumur hidup, tanpa perlu khawatir bahwa polis tersebut akan tutup disaat keuangan saya sedang sulit.

Namun perlu anda ingat bahwa model asuransi tradisional ada dua jenis. Yang saya bahas sampai saat ini adalah model whole life (seumur hidup) dimana anda berkomitmen membayar premi dengan nominal sama selama beberapa tahun untuk mendapatkan perlindungan seumur hidup.

Ada jenis asuransi tradisional lainnya dimana anda terus menerus membayar dari tahun ke tahun dengan harga yang terus menerus meningkat seiring bertambahnya usia. Hindari jenis asuransi Ekawaktu (fixed term) ini karena sangat merugikan di jangka panjang. Asuransi jenis ini hanya menguntungkan ahli waris anda bila anda mati muda (serius ya bukan bercanda).

Berangkat dari fakta tersebut, saya dengan tegas menyatakan asuransi jiwa lebih baik diambil dalam bentuk tradisional whole life

Namun, pendapat saya tentu berbeda untuk asuransi kesehatan. Baca penjelasan selanjutnya.

Pilih Asuransi Kesehatan Unit Link Tanpa Plafon Klaim

Tidak ada asuransi kesehatan di dunia ini yang memiliki model fixed term payment. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa asuransi dengan model renewal (pembayaran tahunan seumur hidup) jauh lebih merugikan daripada unit link. Sehingga untuk asuransi kesehatan, tentu lebih menguntungkan memilih asuransi unit link karena beberapa alasan:

  1. Asuransi model ekawaktu (fixed term) memiliki biaya yang semakin mahal dari tahun ke tahun, sedangkan unit link memiliki premi yang sama seumur hidup. Peningkatan biaya asuransi dalam asuransi unit link diharapkan ‘tertutupi’ dengan perkembangan nilai investasi asuransi anda.
  2. Dalam asuransi model ekawaktu (fixed term), ada kemungkinan kecil bahwa penyedia asuransi menolak untuk memperpanjang asuransi anda, biasanya bila claim anda berlebihan. Kalaupun tidak menolak, bila rekam jejak anda sering melakukan klaim, maka mungkin premi anda ditingkatkan lebih dari sewajarnya. Hal ini tidak bisa dilakukan penyedia asuransi di model asuransi unit link.

Kendati demikian, jangan juga sembarangan memilih asuransi kesehatan unit link. Setidaknya ada dua faktor yang perlu dijadikan acuan:

  1. Pilih asuransi kesehatan dengan manfaat claim on bill, alias asuransi yang tidak mengenakan batas tagihan yang bisa digantikan oleh pihak asuransi. Asuransi on bill ini sudah umum ditawarkan dan cukup menguntungkan karena cukup kebal terhadap inflasi. Meskipun biaya rumah sakit terus meningkat, dengan asuransi jenis ini anda terus menerus mendapatkan jaminan ganti rugi tanpa melihat nilai tagihannya. Namun, anda perlu ingat bahwa model asuransi ini juga memiliki plafon tahunan, sehingga ada saatnya mungkin plafon tahunan anda bisa dengan mudah habis hanya karena satu kali klaim saja. Ini alasannya saya menyebut diatas ‘cukup kebal inflasi’, bukan ‘anti inflasi’, karena inflasi bisa menurunkan efektifitas plafon tahunan anda secara perlahan.
  2. Jangan mengambil ‘rider’ atau asuransi tambahan sama sekali. Biasa agen anda akan ‘menyelipkan’ berbagai manfaat tambahan yang mereka nyatakan sebagai ‘paket’. Beberapa manfaat tambahan tersebut memang harus diambil sebagai paket, namun kebanyakan asuransi yang baik memperbolehkan anda untuk tidak mengambil manfaat tambahan sama sekali. Pastikan anda tidak mengambil manfaat tambahan atau setidaknya mengambil manfaat tambahan sedikit mungkin supaya nilai investasi anda tidak cepat tergerus. Untuk memastikan bahwa agen anda tidak membohongi anda, lebih baik hubungi call centre asuransi terkait secara langsung untuk memastikan.

Miliki Hanya Satu Asuransi Kesehatan

Untuk asuransi jiwa, kecelakaan, penyakit kritis, dan tunjangan rumah sakit, memiliki lebih dari satu polis tidak ada ruginya karena ketika terjadi sesuatu yang kurang baik pada anda, semua polis yang memberi perlindungan pada masalah tersebut akan serentak mencairkan uang perlindungan anda tanpa terkecuali. Jadi semakin banyak polis asuransi anda, semakin besar juga ganti ruginya.

Hal ini berbeda dengan asuransi kesehatan, karena ketika anda mengambil asuransi kesehatan baru, mungkin ada satu atau dua asuransi lama anda yang menjadi tidak berguna lagi. Hal ini karena ada hukum di Indonesia yang melarang anda menggunakan dua polis kesehatan sekaligus untuk menggantikan biaya perawatan anda.

Jadi, tidak ada salahnya untuk menutup asuransi kesehatan lama anda bila anda sudah mendapatkan yang baru. Karena memiliki dua asuransi kesehatan malah merugikan anda!

Catatan: Ada perbedaan antara asuransi kesehatan dan asuransi Tunjangan rumah sakit. Asuransi tunjangan rumah sakit tetap bisa memberikan anda uang meskipun anda sudah melakukan klaim ke asuransi kesehatan anda.

Bayarlah Premi Secara Bulanan

Untuk asuransi tradisional tanpa komponen investasi, memang tidak ada salahnya membayar secara tahunan bila diberikan diskon. Namun untuk asuransi unit link dengan komponen investasi, lebih baik mengambil premi bulanan sekalipun lebih mahal untuk menurunkan risiko melalui dollar averaging cost, apalagi jika investasi yang dipilih merupakan jenis saham (equity) dengan risiko cukup besar. Silakan anda Google sendiri bagaimana DCA bisa membantu menurunkan risiko dan memaksimalkan keuntungan, karena penjelasannya cukup panjang dan sayapun kesulitan menyederhanakannya.

Tinjau dan Tindaklanjuti Polis Anda Sekarang

Sama seperti ponsel dan elektronik yang semakin bagus dari tahun ke tahun, produk asuransi pun makin bagus seiring berjalannya waktu. Inovasi terus dihadirkan penyedia asuransi agar semakin banyak yang tertarik memiliki asuransi serta menang dalam kompetisi.

Jadi, sudah bisa dipastikan bahwa asuransi yang ditawarkan tahun ini lebih bagus daripada asuransi yang anda ambil 3 tahun lalu.

Pada dasarnya, semua jenis asuransi memang pasti rugi bila ditutup:

  1. Asuransi ekawaktu (fixed term) adalah model asuransi ‘hangus’ yang tidak bisa diuangkan. Meskipun preminya murah, anda tidak mendapatkan manfaat apa-apa ketika masa perlindungannya sudah selesai.
  2. Asuransi seumur hidup (whole life) memang memiliki nilai tunai yang bisa anda cairkan bila kepepet butuh uang. Namun butuh lebih dari 10 tahun sampai nilai tunai yang dicairkan tersebut bisa sama dengan modal yang anda bayarkan. Dengan memperhitungkan inflasi serta pilihan investasi lainnya, tentu saja mencairkan asuransi whole life adalah suatu tindakan bodoh (kecuali benar-benar kepepet)
  3. Sedangkan asuransi unit link, meskipun memiliki komponen investasi, namun memiliki biaya akuisisi dan biaya asuransi yang menggerus nilai investasi anda terus-terusan.

Jadi tidak ada sejarahnya asuransi ditutup lalu menghasilkan keuntungan lebih tinggi daripada investasi lainnya.

Kendati demikian, untuk menunjang gaya hidup anda yang (semoga) terus meningkat, tentu asuransi anda juga harus meningkat kualitasnya. Sehingga tidak ada salahnya mengambil produk asuransi yang lebih baru dan menutup polis yang malah merugikan anda (sebelum merugikan lebih jauh lagi).

Anda mungkin bertanya, bagaimana bisa polis anda merugikan?

Jawabannya: bila biaya asuransi polis anda sudah jauh lebih tinggi daripada perkembangan nilai investasi di unit link anda!

Ketika agen asuransi anda membuat ilustrasi unitlink anda, mereka mengasumsikan bahwa investasi anda terus menerus bertumbuh naik konsisten tanpa ada penurunan. Padahal tentu saja namanya investasi, apalagi di saham, pasti memiliki siklus turun.

Apabila suatu hari unitlink anda turun cukup drastis dan tidak bisa kembali ke angka awalnya untuk waktu yang lama, maka sangat sangat mungkin bahwa peningkatan biaya asuransi anda akan menjadi lebih tinggi daripada perkembangan investasi anda. Akibatnya, anda harus membayarkan biaya lebih tinggi daripada yang sudah ‘dijanjikan’ di awal agar polis anda tidak lapsed (tutup paksa).

Untuk alasan ini, saya merekomendasikan untuk hanya memiliki satu jenis asuransi unitlink kesehatan, dan asuransi jenis lainnya lebih baik menggunakan model whole life saja untuk menghindari risiko lapsed tersebut.

Jadi ada baiknya anda sekarang meninjau seluruh polis yang anda miliki dan lihat, apakah ada yang:

  1. Nilai investasinya sudah hampir habis? Lebih baik cairkan sekarang untuk mengambil sisanya daripada habis tak bersisa.
  2. Nilai investasinya masih ada namun retur pertahun nya lebih kecil daripada kenaikan biaya asuransinya? Langsung cairkan secepatnya sebelum asuransi tersebut membuat anda rugi lebih jauh lagi.
  3. Sudah balik modal dan returnya positif terus? Bila ini asuransi kesehatan maka selamat! Anda termasuk orang yang cukup beruntung. Bila ini asuransi lainnya, lebih baik tutup saja dan nikmati keuntungannya, lalu gunakan dana tersebut untuk buka asuransi lain dengan model whole life.

Kecuali… anda yakin bahwa anda akan kecelakaan atau meninggal dalam beberapa waktu kedepan sebelum polis anda lapsed, maka jangan ikuti saran-saran saya diatas.

Kesulitan meninjau polis? Butuh informasi lebih lanjut? Silakan hubungi saya dan saya akan membantu anda tanpa biaya sepeserpun.

Saya bukan penjual asuransi apapun dan tidak terkait dengan asosiasi apapun sehingga saya harap bisa membantu anda mengambil keputusan yang tepat.

9 thoughts on “Maksimalkan Keuntungan Asuransi

  1. Terimakasih banyak mas adrian sirail atas semua ilmu2 yg diberikan.. Saya baru membaca artikel2 anda dr 1 bulan lalu tentang p2p lending, reksadana, dan terakhir asuransi ini.. Setelah itu saya ikut sbg lender di p2p lending yg mas adrian rekomendasikan.. Sungguh artikel yg sangat membantu dan membuat saya punya pengalaman baru dalam hal financial planner.. Dan saat ini saya jg sdg mencari asuransi kesehatan yg terbaik utk kedepannya dan baik juga di kantong.. Kalau berkenan boleh mnt dibalas email.. Terimakasih

  2. Pak Adrian, apakah bisa diinformasikan/dishare rekomendasi untuk asuransi jiwa dan kesehatan yang menurut bapak cukup baik untuk saat ini dan masih dibuka, baik dari segi produk maupun dari segi perusahaan penyedia asuransi-nya? Karena pada artikel diatas tidak disebutkan contoh asuransi terkait secara spesifik, saya sebagai pemula hanya melihat lebih banyak penjual asuransi yang menawarkan bundle asuransi jiwa+kesehatan+unit link, yang mungkin karena lebih menguntungkan bagi agen asuransi-nya. Terima kasih.

    1. Halo pak andi. Disini saya ga menyebut merk spesifik karena 1) pihak asuransinya yang TIDAK saya rekomendasikan nanti menuduh saya bekerjasama dengan agen tertentu 2) pihak asuransi yang saya rekomendasikan nanti malah menyalahgunakan artikel saya untuk promosi mereka. Pak Andi bisa email saya ke asiaril@ymail.com nanti kita diskusi lebih lanjut

  3. Hi Mas Adrian,

    Terimakasih posting nya sangat membantu untuk nambah wawasan.

    Ada pertanyaan, 1. Kalau untuk kita yg baru mau berkeluarga dan sudah memiliki asuransi kesehatan dari kantor, apakah masih perlu untuk ambil asuransi lg? Jika iya, apa yg jd prioritas?

    2. Kemudian untuk orang tua 50+, apakah perlu diberikan asuransi, selama ini belum ada. Jika ada, mohon sarannya apa, jiwa / kesehatan?

    3. “Berangkat dari fakta tersebut, saya dengan tegas menyatakan asuransi jiwa lebih baik diambil dalam bentuk tradisional fixed term.”

    Apakah kalimat ini typo, maksud ny whole life?
    Krn di paragraf sebelumnya Anda menyatakan tdk setuju dgn fixed term.

    1. 1. tergantung dari produk yang diberikan kantor. Sudah komprehensif atau belum? kalau belum komprehensif lebih baik ditambahkan asuransi tunjangan rawat inap (berbeda ya bukan asuransi kesehatan). tapi tidak perlu prioritas

      2. saya bingung jawabnya gimana supaya ga terdengar kurang ajar atau kasar. Menurut saya sih perlu, karena kan suatu hari nanti pasti tutup usia, dan asuransi jiwa tentu meringankan beban finansial kita baik saat berduka maupun kemudian hari. kalau penjual asuransi sih bilangnya “lipatgandakan warisan”. Untuk kesehatan, preminya pasti sudah cukup mahal di umur tersebut. tergantung kondisi keuangan anda sanggup membayarinya atau tidak. Semoga tidak salah paham ya dengan kalimat saya.

      3. Betul typo, thanks koreksinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.