Panduan Investasi P2P Lending

Panduan Investasi P2P Lending

Semakin lama semakin banyak tulisan saya yang berkaitan tentang P2P lending, karena memang konten tersebut yang paling laku di blog saya, bukan karya sastra saya 😦

Jadi saya memutuskan untuk mengkompilasi semua tulisan tersebut di halaman ini, agar pembaca baru bisa dengan mudah menentukan dari mana mereka harus mulai membaca dalam mempelajari P2P lending. Semoga membantu dan silakan memberikan masukan kepada saya tentang konten apa yang harus dibahas selanjutnya.

Jangan lupa bergabung ke grup Telegram KOMUNITAS P2P LENDER.

1. Apa sih P2P lending?

Sebenarnya kalau anda mampir kesini, kemungkinan besar anda pernah mendengar istilah P2P lending sebelumnya. Namun apabila anda masih kurang paham atau penasaran lebih jauh, maka saya telah membuat daftar FAQ yang bisa diakses disini:

FAQ P2P Lending

Serta kamus yang berisi istilah-istilah dalam P2P lending

Dan juga anda perlu tahu kontroversi dan kritik serta mitos seputar p2p lending ini

2. Amankah P2P lending ini?

Dengan bunganya yang cenderung tinggi dan minimnya sosialisasi pihak berwenang tentang jenis investasi baru ini, wajar saja banyak yang skeptis terhadap model investasi ini, belum lagi mengingat banyaknya trauma investasi bodong dan penipuan yang tejadi belakangan ini.

Tulisan saya yang satu ini membahas secara objektif tentang keamanan model bisnis ini, sehingga anda bisa memutuskan sendiri apakah cocok ikut-ikutan investasi model ini.

Amankah Berinvestasi di P2P Lending?

Mengapa bunga P2P lending bisa tinggi?

Pendapat saya soal P2P Lending saat Resesi

Tulisan selanjutnya menjelaskan apa yang akan terjadi bila investasi anda gagal bayar (pinjaman default). Karena berbeda dengan saham atau reksadana yang nilai investasi nya naik turun, maka perusahaan-perusahaan P2P lending memiliki metode yang berbeda beda untuk mengatasi gagal bayar.

Bagaimana P2P Lending Menangani Gagal Bayar

3. Meminimalkan Risiko Investasi di P2P Lending

Setelah memahami benar risiko investasi model ini di dua tulisan saya sebelumnya, anda harus belajar meminimalkan risiko melalui proses bernama diversifikasi. Diversifikasi ini berlaku untuk semua instrumen investasi, namun dalam P2P lending ada sedikit perbedaaan yang perlu anda pelajari.

Bagaimana Diversifikasi di P2P Lending

Anda juga perlu belajar menilai suatu pinjaman didalam p2p lending, karena sesungguhnya grade yang mereka berikan tidak layak dipercayai

Jangan percaya grade P2P Lending

Karena hal itu, anda perlu memberikan penilaian sendiri terhadap pinjaman yang anda akan danai, menggunakan metode ini:

Pendanaan selektif P2P lending

Atau bila tidak mau repot, anda juga bisa mempertimbangkan:

Menggunakan pendanaan otomatis di p2p lending

4. Memilih Website P2P Lending Terbaik

Setelah membaca empat tulisan membosankan tersebut, anda sudah siap untuk terjun ke investasi P2P lending ini. Namun dimanakah anda harus mulai investasi? Banyaknya pilihan website yang tersedia pasti memusingkan pemula, belum lagi tidak semua website tersebut legal dan aman. Di tulisan satu ini saya menjelaskan bagaimana menilai suatu website P2P lending – apakah layak mendapat uang anda atau tidak.

Mengevaluasi P2P Lending

Dalam menentukan pilihan, anda juga perlu tahu bahwa ada dua jenis P2P lending dan keduanya memiliki model bisnis yang cukup berbeda. Kedua jenis tersebut juga menyasar industri spesifik yang berbeda-beda. Jika anda punya kepedulian khusus pada suatu industri, maka anda bisa mendanai p2p lending yang bergerak di sektor tersebut

Dua Jenis P2P Lending

Jenis sektor p2p lending

Setelah membaca dua tulisan tersebut anda seharusnya bisa memilih sendiri website P2P lending apa yang cocok untuk anda. Namun bila anda tidak ada waktu atau malas, tenang saja, saya sudah merangkum sebagian besar website P2P lending di Indonesia di tulisan selanjutnya:

Perbandingan Semua P2P Lending di Indonesia

Kalau tulisan tersebut terlalu panjang untuk anda, ada versi singkatnya:

P2P Lending Terbaik Indonesia menurut saya

dan juga alat interaktif untuk menemukan pilihan terbaik anda sendiri:

Fillena – Filter Lending Anda, membantu mencari jodoh p2p lending anda

Selesai. Seharusnya semua tulisan tersebut bisa membekali anda untuk berinvestasi di P2P lending

5. Topik Lainnya

Apabila sudah mencoba p2p lending cukup lama, maka anda mungkin tertarik mempelajari tentang jenis-jenis pendana di p2p lending serta perlakuan p2p lending yang berbeda-beda terhadap setiap jenis pendana tersebut .

6. Alternatif Investasi Lainnya

Apabila setelah membaca tulisan ini anda merasa bahwa P2P lending bukan investasi yang tepat untuk anda, maka saya juga punya beberapa tulisan yang mungkin berguna untuk anda:

Investasi Apa yang Tepat untuk Saya?

Bagaimana Mulai Berinvestasi

Rekomendasi Website untuk Investasi

Equity Crowdfunding – Samakah dengan P2P lending?

7. Beralih dari P2P lending

Apabila anda sudah berinvestasi di P2P lending dan ingin berhenti karena satu dan lain hal, ada juga panduan untuk hal itu:

Bagaimana Berhenti Investasi P2P Lending

2 thoughts on “Panduan Investasi P2P Lending

  1. Excellent blog here! Also your website loads up fast! What web host are you using? Can I get your affiliate link to your host? I wish my site loaded up as fast as yours lol

  2. BINGUNG MAU MULAI INVESTASI TAPI GAK ADA ILMUNYA ??
    DOWNLOAD APLIKASI BIBIT APLIKASI INVESTASI REKSADANA BUAT PEMULA!
    PAKAI KODE REFERAL ucleiaf SAAT REGISTRASI BIBIT DAN TOP UP MINIMAL
    100K LANGSUNG DAPAT CASHBACK 50K MASUK KE PORTO INVESTASIMU!
    GAK ADA RUGINYA GUYS MULAI INVESTASI REKSADANA DI BIBIT!
    INGAT REFERALNYA : ucleiaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.