Sajak yang Mengutuk

Mata yang bersinar bagai permata
Bukan jaminan hati yang jujur berkata
Rambut yang halus bagai ombak
Diwakili oleh hati yang terombak
Kulit yang halus bagai pesir persia
Memancarkan cinta yang berbisa

Sentuhan telunjuk di pipi lembutnya
Menjadikanmu iblis pecicilan

Dua helaian di rambutnya
Menjadikanmu seorang kawan

Bercanda tawa dengan kawannya
Menajiskan dirimu dihadapannya

Menggodanya dengan senyum fana
Menjadikanmu penghiburannya

Perasaan yang tulus tak lagi terbaca dari bola mata
Hati yang jujur tak lagi ternilai dari ucapan doa

Pembaca firman bukan jaminan kedewasaan
Penyembahan bukan jaminan keperawanan
Puji pujian bukan jaminan kejujuran

Hatimu nullus tapi membius
Matamu tulus tapi membius
Kulitmu mulus tapi membius
Imanmu lurus tapi membius

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.