iGrow Review

Kriteria penilaian yang digunakan untuk mengulas iGrow dibahas lengkap di tulisan BAGAIMANA MENGEVALUASI P2P LENDING. Sebelum membaca review ini, saya merekomendasikan anda membaca tulisan tersebut supaya bisa memahami jelas kriteria yang digunakan dalam review ini.

Terakhir diperbaharui: 15 Juli 2019

Latar belakang perusahaan

Latar belakang perusahaan meningkatkan kredibilitas terhadap pihak yang mengelola uang anda, semakin transparan, semakin baik nilainya.

iGrow memiliki nama legal PT iGrow Resources Indonesia dan merupakan salah satu fintech lending pertama di Indonesia yang mendapat suntikan dana. Suntikan dana mereka berasal dari 500 Startups dan East Ventures yang merupakan badan investasi luar negeri.

iGrow memiliki struktur unik dalam menjalankan bisnis, dimana mereka melibatkan partner surveyor yang bertugas secara independen untuk mengawasi proyek, operator yang mengerjakan proyek secara langsung, dan landlord sebagai pemilik tempat/lahan tempat dikerjakannya proyek tersebut. Proyek di iGrow semua memiliki kombinasi pihak-pihak yang berbeda. Menurut saya hal ini tentu meningkatkan kredibilitas iGrow karena bisa bekerjasama dengan berbagai partner dan tidak memiliki ketergantungan dengan pihak tertentu.

Semua proyek iGrow dikerjakan di Indonesia oleh pihak yang berbasis di Indonesia, sehingga investasi anda cukup berdampak baik bagi negara.

Kuantitas Pinjaman

Kuantitas Pinjaman penting agar dana anda tidak nganggur (tidak berbunga) serta mempermudah proses diversifikasi untuk meminimalkan resiko.

Saat ini pilihan pinjaman di website ini sudah sangat sedikit karena kebanyakan proyek telah selesai terdanai – paling biasanya hanya ada satu atau dua proyek yang tersisa. Proyek baru biasanya muncul dalam 2 atau 3 bulan sekali sesuai siklus penanaman tanaman, dan bisa habis dalam hitungan jam kalau memiliki tenor rendah dan bunga lumayan tinggi.

Variasi Pinjaman

Variasi Pinjaman penting untuk meminimalkan resiko, serta membantu lender/investor menyusun perencanaan keuangan yang baik terhadap likuiditas uangnya.

Konsep Igrow memang membuat investor menjadi petani digital, sehingga semua asetnya merupakan tanaman pertanian. Dari segi resiko saya tidak bisa menilai karena mereka tidak memberikan penilaian resiko di proyek-proyek mereka.

Dari segi retur, berkisar di 8 sampai 18 persen per tahun. Untuk tenor sendiri paling cepat berada di durasi 1 tahun, namun mayoritas memiliki tenor 2 tahun sampai 3 tahun. Beberapa proyek awal yang saya danai beberapa tahun lalu bahkan memiliki tenor super panjang – yaitu 15 tahun!

Update Juli 2019: iGrow sudah mulai menawarkan proyek peternakan hewan maupun perikanan untuk bersaing dengan Growpal dan Vestifarm

Apakah Igrow Aman?

Ya, Igrow terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Apakah Igrow penipu?

Belum pernah ada laporan, berita, atau keluhan tentang pelanggaran serius yang diakibatkan oleh iGrow. Saya sebagai pengguna iGrow yang sudah cukup lama bergabung juga belum menemukan masalah yang serius tentang mereka.

Apabila anda membaca komentar negatif tentang proyek gagal atau pembayaran yang telat di iGrow, hal tersebut sangatlah wajar karena dalam investasi p2p lending, risiko telat bayar dan gagal bayar memang ada sehingga bukan murni merupakan kesalahan iGrow.

Jadi, jelas Igrow bukan penipu (maaf, saya hanya curi SEO disini)

Untuk memahami risiko dan keamanan dalam p2p lending, baca artikel ini

Jumlah Minimal Investasi

Jumlah minimal investasi yang kecil/murah membuka peluang bagi lebih banyak orang karena tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk belajar investasi.

Jumlah minimal investasi umumnya diatas 1 juta rupiah. Saya tidak bisa memberikan angka pasti karena jumlahnya selalu berbeda tergantung pada harga bibitnya.

Apabila dirata-ratakan dari semua proyek yang ada, maka mediannya adalah di angka 5 juta rupiah

Kualitas customer service

Dinilai dari kecepatan membalas dan kualitas balasannya – apakah sesuai pertanyaan? Apakah punya empati dan ingin mengenal pemodal lebih lanjut?

Beberapa kali saya mengalami masalah teknis saat melakukan investasi, namun tim customer servicenya sangat tanggap. Bonus poin karena mereka TIDAK menggunakan macro! (Macro adalah kalimat preset yang umumnya digunakan customer service)

Mereka membalas email dalam hitungan jam dan sangat sopan dalam membalas, serta menjawab pertanyaan dengan akurat dan lengkap.

Likuiditas

Seberapa cepat uang yang anda pinjamkan bisa kembali ke tangan anda. Apabila likuiditas cukup buruk biasa dikarenakan tenor pinjamannya panjang-panjang.

Menanam tanaman butuh waktu yang relatif lama, sehingga tentu likuiditas di website pertanian ini cukup rendah. Investasi terpendeknya saja ber tenor satu tahun. Apabila di rata-ratakan, maka tenor investasi disini umumnya memiliki tenor 3-5 tahun. Beberapa investasi bahkan memiliki tenor belasan tahun.

Saya merekomendasikan untuk mengambil tenor yang serendah mungkin untuk meminimalkan risiko. Banyak hal yang bisa terjadi dalam kurun waktu belasan tahun, dan belum tentu hal tersebut semuanya baik untuk masa depan investasi anda.

Accessibility

Berkaitan dengan kemudahan penggunaan website, aplikasi, design tata muka dan minimal nya masalah teknis.

Hanya bisa diakses dari web, dan navigasinya cukup memusingkan bagi pemula. Namun anda akan menghargai transparansi karena bisa berkomunikasi dengan surveyor dan petani langsung.

Persentase Non Performing Loan

Non performing loan (NPL) adalah pinjaman yang gagal bayar sehingga anda tidak mendapat bunga sama sekali atau bahkan kehilangan sebagian atau seluruh. modal anda.

iGrow menuruti peraturan terbaru OJK yang mengharuskan setiap P2P lending memajang persentase pinjaman lancar mereka secara realtime di halaman depan website mereka. Semakin rendah angka ini, berarti semakin buruk kinerja pinjamannya (banyak yang gagal bayar) Per 30 April 2019, iGrow menunjukan angka 96.21% yang berarti ada sebagian proyeknya yang bermasalah.

Sejauh ini investasi saya kelihatan baik-baik saja. Namun perlu diingat – tanaman membutuhkan waktu lama sampai bisa dipanen. Bisa saja investasi anda di iGrow selama 3 tahun pertama baik baik saja namun di tahun keempat saat mau panen tiba tiba mati.

Perlindungan modal investor

Beberapa website p2p lending memiliki perlindungan atau jaminan terhadap nilai modal anda sehingga kerugian anda terbatasi bila terjadi gagal bayar.

Saya sedang menunggu informasi dari tim iGrow perihal hal ini.

Ada informasi bahwa “iGrow membuat strategi penanganan resiko dengan menyisihkan dari tiap investasi/pendapatan dana sebesar 7,5-12,5 persen sebagai endowment fund untuk menjaga hal yang tak diinginkan”, namun informasi tersebut belum bisa saya klarifikasi.

Informasi lebih lanjut tentang penanganan gagal bayar, baca artikel ini.

Syariah atau tidak

Igrow tidak mengakui bahwa mereka mengelola secara syariah, namun nilai nilai yang dijunjung oleh iGrow sangatlah syariah. Hal ini tercermin dari adanya alokasi wakaf, kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan, serta bahasa komunikasi mereka kepada saya.

Kualitas program referral

Dikutip langsung dari iGrow

“Saat ia pertama kali investasi di iGrow, Anda akan mendapat kredit sebanyak 1% dari total harga komoditas yang ia investasikan (tanpa batasan maksimal). Kredit yang terkumpul dapat digunakan sebagai potongan pembayaran saat anda berinvestasi di iGrow”

Kedengaran menarik, namun sampai saat ini saya belum pernah mendapatkan voucher mereka meskipun ada yang mendaftar lewat link saya. Hal ini mungkin karena nominal investasi minimal cukup tinggi, sehingga banyak yang enggan melakukan investasi pertama mereka di iGrow.

Setelah sekian lama saya akhirnya mulai mendapatkan bonus referral dari iGrow, Bonus referral ini memotong pembayaran investasi anda dan akan dikembalikan seluruhnya ketika proyek sudah selesai, mantap!

Contoh: nilai investasi 5 juta, pembayaran menggunakan transfer 4 juta dan voucher referral 1 juta. Ketika proyek selesai, saya menerima 5 juta ditambah return/bunga.

Dampak Sosial

Beberapa investasi di peer to peer lending mempunyai dampak sosial baik, dan beberapa tidak.

Bagus karena anda mendukung kegiatan pertanian di negara sendiri. Namun perlu dicatat bahwa petani petani di iGrow bukan seperti yang anda bayangkan. iGrow bekerjasama dengan ‘organisasi’ atau ‘badan’ yang membawahi petani petani yang sudah terlatih dengan baik, bukan petani lepasan yang gagap teknologi dan tidak mengenal listrik.

Catatan lain

iGrow merupakan website P2P lending pertama saya!

Anda sebagai investor iGrow mendapatkan sertifikat kepemilikan tanaman yang anda danai dan berhak untuk melakukan kunjungan langsung ke lahan untuk melihat tanaman anda.

Penting juga untuk diketahui, bahwa iGrow tidak menjamin bahwa retur yang anda dapatkan pasti memenuhi ekspektasi yang tertulis saat aanda memilih produk. Retur asli baru ketahuan setelah proyek mulai dipanen atau selesai karena menyesuaikan keuntungan hasil panen yang asli.

Kesimpulan

Kelebihan iGrow

  • Customer service yang mantap
  • Anda boleh berbangga berinvestasi di iGrow karena turut membawa dampak sosial
  • Punya asuransi untuk memitigasi proyek yang bermasalah
  • Bisa alokasi wakaf otomatis

Kekurangan iGrow

  • Pilihan investasi sedikit dengan variasi yang sempit
  • Tenor investasi umumnya cukup lama
  • Aksesibilitas perlu banyak diperbaiki
  • Retur cenderung tidak menarik bila dibandingkan dengan website lending lainnya

Rekomendasi

Meskipun iGrow menjadi p2p lending pertama saya dan juga favorit saya sampai saat ini (dana saya kebanyakan diinvestasikan disini), sulit untuk merekomendasikan Igrow sebagai pilihan investasi utama untuk kebanyakan orang. iGrow Lebih cocok dijadikan sarana Wakaf (yang memang disediakan) dan investasi sosial.

Kenapa saya sangat suka iGrow? Karena berbeda dengan p2p lending lain dimana anda mendapatkan retur dari pinjaman orang lain, di iGrow saya mendapatkan retur dari investasi saya yang memiliki wujud nyata (tangible) – yaitu tanaman. Saya punya kepedulian khusus dengan agrikultur Indonesia sehingga sangat suka berinvestasi di iGrow meskipun memiliki akses ke alternatif investasi yang lebih menarik.

Siapa yang cocok berinvestasi disini?

  • Investor yang peduli terhadap pertanian Indonesia
  • Investor yang ingin punya aset tangible (bisa disentuh dan bentuknya nyata)
  • Investor yang tidak bermasalah mempunyai investasi jangka panjang

Apabila tertarik, daftar di Igrow menggunakan kode referral saya IGWSIA1980 untuk mendapatkan bonus.

Bandingkan website lain?

19 thoughts on “iGrow Review

    1. Halo! Igrow memberikan sertifikat digital untuk setiap pendanaan yang dilakukan. Apabila pendana datang ke lokasi proyek, bisa menunjukkan sertifikat tersebut untuk lihat langsung proyeknya. Saya sendiri belum pernah melakukan kunjungan, dan saya sarankan menghubungi igrow langsung untuk mekanismenya.

      Like

  1. Sama sama. Kebetulan igrow adalah platform lending pertama yang saya gunakan, jadi sekarang masih ada beberapa ‘proyek saya’ yang berjalan disana.

    Like

          1. Di email yang mereka kirimkan maupun dashboard account. Saya senang bisa berbagi info, namun untuk hal2 teknis seperti ini saya sarankan menghubungi platform langsung karena informasi yang disampaikan akan lebih akurat dari pihak bersangkutan

            Like

    1. OJK dan MENKOMINFO saat ini sedang memblokir situs situs fintech (baik legal maupun illegal) untuk melindungi data konsumen. Ini sebabnya Akseleran, Asetku, dan Koinworks juga sempat tidak bisa diakses, karena semuanya dipaksa merubah sistem mereka untuk membuktikan bahwa mereka tidak mencuri data konsumen. Saya rasa sekarang giliran iGrow yang sementara diblokir sampai mereka bisa membuktikan bahwa sistem mereka aman dan melindungi data kita.

      Like

  2. Mas Adrian, Kalau boleh tahu perhitungan bagi hasil di igrow berdasarkan prosentase dari modal yang diikutkan atau dari hasil penjualan (laba panen)?

    Like

    1. halo mas Irfan. Berdasarkan laba panen, makanya mereka selalu menulis kata-kata SEKITAR dalam produk pendanaan mereka, karena hasilnya mungkin berbeda dari ekspektasi

      Like

      1. 1. Apakah saat laporan yang diterima investor (email) dijelaskan secara detail misal : biaya operasional, laba penjualan, kerugian (kalau ada) dll?

        2. Apakah berdasarkan pengalaman mas Adrian saat bagi hasil pernah meleset jauh dari promosi project? misal asumsi awal return 14%/tahun. Tapi setelah setahun, hasilnya hanya 7%.

        3. Butuh NPWP nggak mas kalau gabung di igrow?

        Like

        1. 1. Ndak mas, tidak sedetail itu. Lain kali panen saya akan coba tanya apakah sebenarnya ada laporan yang mendetail seperti itu namun tidak dikirimkan tanpa diminta

          2. ngga mas, ga pernah meleset sampai parah gitu 50%

          3. Semua p2p lending sih diwajibkan OJK minta npwp mas, tapi sejauh ini banyak yang memperbolehkan lanjut daftat tanpa NPWP. kebetulan saya selalu memasukkan npwp saya, jadi mohon maaf saya juga tidak tahu sekarang ini iGrow memaksa harus ada npwp atau tidak.

          Like

  3. Saya investasi di igrow dengan durasi 3 tahun. Kapan modal investasi dibalikkan? Apakah keuntungan dinikmati investor tiap tahun?

    Like

    1. Tergantung proyeknya bro. Perlu di cek panennya kapan. Di igrow, ada dua macam tenor, yaitu tenor return dan tenor selesai. Bisa saja proyek selesai 5 tahun namun return baru ada di tahun ketiga

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.