Lumin – Skincare cowo sultan dan pemalas

Lumin – Skincare cowo sultan dan pemalas

Apa itu Lumin?

Lumin adalah brand skincare pria yang ada di luar negeri, tepatnya di Los Angeles. Mereka beroperasi dengan dua model bisnis yaitu subscription box (langganan kiriman) serta beli putus (shop).

Kenapa ada review ini?

Karena Lumin sedang sangat agresif promosi di Indonesia, sangat sering menjumpai iklan Lumin di Instagram dalam bahasa Indonesia serta di endorse influencer lokal Indonesia.

Review ini akan menceritakan jujur pengalaman saya mencoba Lumin bagi mereka yang butuh second opinion

Pengiriman Lumin ke Indonesia

Lumin mengirimkan barang dari Singapura lewat jasa Janio Asia yang memang spesialis pengiriman daerah Asia. Pengiriman tiba dalam 5 hari sejak saya order dari website Lumin, tanpa dikenakan pajak sama sekali. Packing rapi dan aman.

Harga dan Trial

Lumin memberikan paket trial dimana kita hanya perlu bayar sekitar 120 ribuan untuk biaya pengiriman saja, sedangkan produknya gratis. Menurut saya hal tersebut ada bohongnya, karena melihat produk trial yang dikirimkan sangat kecil, saya yakin uang yang kita bayarkan untuk trial tersebut sebenarnya dialokasikan untuk biaya produk juga. Biaya pengiriman barang sekecil itu tidak mungkin 120rb sekalipun untuk antar benua, karena sayapun pernah bekerja di bisnis subscription box multinegara.

Dengan harga 120rb sebenarnya kita sudah bisa membeli skincare dari brand ‘standar’ di pasaran, dengan ukuran normal untuk satu bulan penuh, jadi memang sih harga trial ini ga worth it kalau anda sudah punya langganan brand lokal yang sering digunakan.

Saya mencoba paket trial trio correction, dimana harga normalnya mencapai 704.000 rupiah. Dengan harga tersebut anda bisa membeli perawatan lengkap brand lokal untuk setidaknya 3 bulan. Jadi Lumin ini memang produk mahal untuk sultan.

Kualitas Produk

Membahas hasil produk kecantikan sebenarnya sangat subjektif, karena kulit setiap individu merespon produk kecantikan secara berbeda-beda. Ada yang langsung kelihatan hasilnya, ada yang kelihatan hasilnya setelah lama menggunakan, ada yang tidak dapat hasil sama sekali. Saya malah pernah menggunakan produk brand ternama yang malah menimbulkan reaksi alergi. Duh.

Karena saya hanya menggunakan trial trio correction set, tentu saya tidak bisa memberikan ‘laporan hasil’ jangka panjang. Sedangkan di jangka pendek saya tidak merasakan perubahan yang berarti. Maklum saja, tanpa bermaksud sombong, kulit wajah saya memang tergolong ‘normal dan bagus’, sehingga tanpa skincare pun sebenarnya tidak ada masalah. Lagipula sebelum mengenal Lumin, saya secara rutin juga membersihkan dan merawat kulit wajah saya menggunakan produk lokal yang berganti-ganti merk. Jadi kulit saya itu sangat indifferent terhadap produk apapun yang dipakai.

Yang jelas, Lumin tidak menimbulkan reaksi alergi kepada saya, dan pemakaiannya mudah dan rasanya enak di kulit.

Diskon Rahasia

Ketika saya membatalkan subscription saya (supaya saya tidak di charge bulan depan), langsung ada email dari tim Lumin yang menawarkan dua pilihan diskon bila saya ingin kembali berlangganan:

  1. Diskon 20% dengan bonus satu barang gratis
  2. Diskon 30%

Keduanya berlaku hanya untuk 6 periode langganan berikutnya.

Dengan diskon tersebut, harga Lumin menjadi sedikit masuk akal, meskipun masih tergolong mahal bila dibandingkan brand lokal yang umum ditemui di pasaran.

Kalau memang anda cocok dan mau menggunakan Lumin, paksa Lumin untuk terus menerus memberikan anda diskon. Ancam saja, bila tidak ada diskon, pasti anda cancel.

Kesimpulan

Dengan harga yang cukup mahal, Lumin hanya cocok untuk tiga kategori orang:

  1. Sultan yang memang mau beda sendiri, menggunakan brand luar negeri yang tidak dijual di Indonesia
  2. Cowo yang kekurangan waktu untuk belanja. Asal rela bayar mahal, produk Lumin dikirimkan ke rumah. Tapi kan zaman sekarang sudah ada marketplace online yang harusnya mempermudah proses belanja tersebut.
  3. Cowo yang malas merawat diri. Memang merawat wajah itu tidak lazim ditemukan dalam keseharian cowo Indonesia, dan dengan berlangganan subscription box seperti ini diharapkan bisa merubah mindset orang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

AUTO-TRANSLATE
CATATAN TERPOPULER