Pake Kartu Kredit, Mending nyicil 0% Atau Nabung Poin?

Pake kartu kredit

Sebelum kenal dengan blog PinterPoin.com yang mengajarkan tentang pengumpulan rewards dan miles, saya selalu menyarankan pembaca untuk membeli apapun dengan kartu kredit dan mengonversinya menjadi cicilan 0% tanpa biaya, untuk memperkecil pembayaran bulanan dan memperoleh return maksimal dari investasi.

Setelah mempelajari blog PinterPoin.com, saya menyadari bahwa cicilan 0% tidak menghasilkan poin kartu kredit. Beberapa orang sangat menghargai poin kartu kredit karena bisa ditukarkan dengan penerbangan atau penginapan gratis yang nilainya berkali-kali lipat.

Faktor pertama yang harus dipertimbangkan adalah lifestyle atau gaya hidup. Apakah anda seseorang yang memang sering dan gemar bepergian atau tidak? Bila tidak, maka mungkin mengumpulkan miles kartu kredit kurang berfaedah untuk anda. Bisa jadi kartu kredit dengan fitur cashback atau cicilan 0% tenor panjang lebih tepat untuk anda yang tidak sering travelling.

Faktor kedua adalah jenis kartu kredit yang anda miliki. Saya baru saja belajar kartu kredit itu menghasilkan rewards yang rasionya berbeda-beda. Contohnya, kartu kredit premium/high-end memberikan 1 poin maskapai (miles) untuk setiap transaksi senilai 7500 rupiah (baik), sedangkan kartu kredit pemula/low-end memberikan 1 poin maskapai (miles) untuk setiap transaksi senilai 75.000 rupiah (10x lipat dari contoh sebelumnya!).

Kartu kredit dengan rasio perolehan poin yang buruk sebaiknya di cicil 0%, karena hasil return investasi bisa lebih menguntungkan daripada rasio rewards/cashback.

Cara hitung cuan kartu kredit, lebih besar poin atau nyicil

Untuk menghitung persentase rewards kartu kredit, perlu diketahui ‘valuasi’ 1 miles (poin penerbangan) yang diperoleh.. Dari tenor tersebut anda simulasikan return bila uang yang anda cicil diinvestasikan ke investasi seperti deposito SBR atau p2p lending. Jangan lupa bahwa anda harus melakukan cicilan pokok setiap bulannya!

Setelah mendapatkan nilai effective return, misalnya 1% per bulan (asumsi p2p lending 12% per tahun), Anda dapat membandingkannya dengan rasio rewards/cashback yang ditawarkan oleh kartu kredit Anda.

Berapa nilai miles/poin maskapai yang saya terima?

Diperlukan ‘valuasi’ atau harga setiap 1 miles (poin penerbangan) yang diperoleh untuk menghitung persentase rewards kartu kredit secara akurat. Untungnya, blog Pinterpoin.com sudah memberikan perhitungan ini secara gratis!

Saya tidak akan copy paste rumus mereka karena saya menghargai mereka, silakan anda kunjungi blog mereka. Untuk keperluan tulisan ini, saya akan ambil contoh dimana mereka menilai 1 Garudamiles seharga 140 perak rupiah.

Misalnya, kartu kredit Citi Prestige memberikan 1 garudamiles senilai 140 rupiah untuk setiap transaksi senilai 7500, maka “rewards ratio” yang didapatkan adalah 1.86%.

Rasio ini lebih tinggi dari simulasi investasi sebelumnya karena rewards poin dikreditkan langsung setelah transaksi selesai.

Dalam perbandingan tersebut, jelas lebih menguntungkan bagi saya untuk tidak mencicil transaksi dengan kartu kredit Citi Prestige, asalkan saya bijak dalam memanfaatkan poin yang diperoleh.

Baca juga : Ajukan Kartu Kredit Semua Ditolak, Kenapa Ya?

Adrian Siaril
Adrian Siaril
Articles: 24

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *