A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Perbedaan dan Kelebihan P2P Lending Syariah
arches architecture building daylight

Perbedaan dan Kelebihan P2P Lending Syariah

Perhatian: tulisan ini ditulis berdasarkan informasi yang saya terima dari para staf p2p lending syariah. Sebagai nonmuslim saya sendiri bukan ahli investasi syariah, jadi tulisan ini bukan berisi dakwaan melainkan meneruskan dan mengkompilasi informasi saja.

Bagi beberapa lender yang investasi nya harus berbasis syariah, maka penting untuk memilih penyelenggara P2P lending yang sesuai dengan prinsip syariah.

Menurut saya, ada 3 ‘jenis’ compliance penyelenggara perihal syariah:

1. Konvensional

Yang masuk kategori ini adalah mayoritas penyelenggara yang tidak menggunakan akad syariah dan memang tidak bersertifikasi syariah. Contohnya sangat banyak, apapun yang tidak disebutkan dibawah.

2. Akad Syariah tanpa Sertifikasi Resmi

Penyelenggara yang masuk kategori ini adalah mereka yang akad perjanjiannya menggunakan prinsip syariah, mengelola proyek secara syariah, namun belum lolos sertifikasi syariah dari MUI. Contohnya adalah Amartha dan iGrow.

3. Sertifikasi Resmi Syariah

Penyelenggara yang masuk kategori ini sudah lolos fatwa DSN MUI. Contohnya adalah Ammana, ALAMI, dan Investree. Tentunya p2p yang masuk klasifikasi inilah yang harus anda pilih bila memang ingin pendanaan yang sesuai dengan prinsip syariah sepenuhnya.

Perlu dicatat bahwa 3 klasifikasi tersebut tidak ada hubungannya dengan status terdaftar atau berizin. Misalnya, p2p dibawah ini sudah lolos fatwa MUI tapi statusnya masih terdaftar, belum berizin:

Apa Perbedaan P2P Syariah?

Menurut saya, perbedaan p2p syariah bisa dinilai ‘signifikan’ atau ‘menial’ tergantung siapa yang melihatnya. Bagi pendana yang memang paham tentang prinsip syariah, maka perbedaannya akan kelihatan sangat mencolok. Sebaliknya, pendana yang kurang memahami prinsip syariah, maka perbedaan-perbedaan dibawah ini kelihatannya tidak signifikan.

Tujuan Pendanaan atau Pembiayaan

Peminjam harus berkomitmen bahwa dana yang diberikan ke mereka tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan prinsip syariah, misalnya perjudian, kegiatan yang merusak moral, dan produk pornografi.

Isi Akad atau Perjanjian

Tidak boleh ada potensi multitafsir. Misalnya, segala sesuatu diekspresikan dengan angka eksak, bukan persentase. Penjabaran syarat dan ketentuan harus didefinisikan sejelas-jelasnya. Tanggal jatuh tempo juga dicantumkan jelas (28 Januari 2021) ketimbang dalam satuan ‘hari’. (98 hari).

Otoritas yang Mengawasi

Bila konvensional hanya diawasi oleh dua pihak yaitu AFPI dan OJK, maka P2P syariah diawasi oleh tiga pihak yakni AFSI (Asosiasi Fintech Syariah Indonesia, Dewan MUI (Majelis Ulama Indonesia), serta OJK.

Jajaran Manajemen

Harus ada satu orang perwakilan dari MUI yang bertindak sebagai penasihat di jajaran manajemen penyelenggara.

Denda Keterlambatan

Tidak boleh dikenakan, karena termasuk riba. Denda keterlambatan hanya boleh dikenakan atas asas ganti rugi, itupun tidak boleh bersifat compounding (bunga berbunga).

Contoh ganti rugi:

Dalam proses penagihan keterlambatan, penyelenggara mengeluarkan uang untuk transportasi dan komunikasi, maka boleh mengenakan denda ke borrower sebesar biaya transportasi dan komunikasi tersebut.

Kelebihan P2P Syariah

Kelebihan p2p lending syariah bagi lender syariah maka sudah jelas yakni dari segi compliance keagamaan, namun bagi lender konvensional (non-syariah) maka juga bisa menikmati satu kelebihan p2p syariah yakni transparansi.

Dalam tiga p2p lending syariah yang saya sudah coba, identitas borrower dibuka dengan gamblang dalam akad perjanjian, sehingga kita bisa mempelajari langsung latar belakang peminjam untuk analisa risiko. Dalam p2p lending konvensional, identitas borrower disembunyikan, dan hanya payor/bouwheer/pemberi proyek nya saja yang bisa dipelajari.

Satu informasi kecil tersebut sangat berarti sekali karena dalam p2p lending uang lender lah yang dipertaruhkan, bukan uang penyelenggara, sehingga lender sebenarnya memang berhak atas informasi selengkap-lengkapnya tentang si borrower. Jadi p2p lending syariah sudah di langkah yang benar, sedangkan untuk konvensional malah ngaco.

Kesimpulan

Saya bukan investor syariah dan tidak berkompetenssi di bidang tersebut. Pandangan saya, sertifikasi syariah merupakan ‘extra mile’ yang patut dihargai bila ada. Tentunya, p2p lending syariah memiliki sasaran market yang lebih luas daripada p2p konvensional, karena baik investor konvensional maupun syariah keduanya akan bisa menggunakannya tanpa halangan apapun. Sedangkan p2p konvensional tidak bisa menyasar investor syariah karena halangan moral.

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48