Mau Bayar Pake Kartu Kredit Kena Charge 3%? Harus Gimana?

Ketika Anda berbelanja dengan kartu kredit, terkadang Anda mungkin menghadapi situasi di mana merchant mengenakan biaya tambahan sebesar sampai dengan 3% dari total transaksi. Ini bisa menjadi pertanyaan sulit: apakah sebaiknya Anda tetap menggunakan kartu kredit atau beralih ke kartu debit? 

Jika Anda lebih tertarik untuk mendengarkan konten ini melalui format video, silakan kunjungi tautan ini.

Pertama-tama, mari kita bahas beberapa poin penting dalam membuat keputusan ini. 

1. Pahami Dulu Manfaat Kartu Kredit Anda 

Kartu kredit seringkali menawarkan berbagai macam manfaat kepada pemegangnya. Dua manfaat umum yang sering dicari adalah cashback dan miles. Cashback adalah pengembalian sebagian dari total belanja Anda, sementara miles dapat digunakan untuk penerbangan gratis. 

Jika kartu kredit Anda menawarkan cashback atau miles yang lebih tinggi daripada biaya tambahan 3%, maka menggunakan kartu kredit masih bisa menguntungkan. Misalnya anda melakukan transaksi sebesar 1 juta rupiah dan dikenakan biaya 3% sebesar 30.000 Rupiah, maka tentunya kartu kredit anda harus memberikan manfaat miles atau cashback setidaknya senilai 30.000 juga agar tidak rugi.

Namun, perlu diingat bahwa nilai miles dapat bervariasi, tergantung pada bagaimana Anda menggunakannya. Oleh karena itu, perhitungannya tidak selalu sederhana. 

Dibawah ini kita akan membahas cara menghitung berdasarkan jenis kartu kredit anda.

2. Untuk Kartu Kredit Cashback: Lebih Mudah

Apabila kartu kredit anda merupakan jenis cashback, maka anda seharusnya tidak terlalu kesulitan melakukan perhitungan. Tinggal cek saja berapa persen cashback yang diberikan kartu kredit anda untuk transaksi tersebut. Misalnya lebih tinggi daripada biaya si merchant, ya silakan saja bayar menggunakan kartu kredit.

Namun ada beberapa hal penting hal yang harus diperhatikan terkait kartu kredit cashback:

A. Beberapa jenis kartu kredit memberikan persentase cashback yang berbeda tergantung dari kategori merchantnya. Misalnya, kartu kredit bank Mayapada memberikan cashback 5% untuk transaksi di rumah sakit, pom bensin, dan keperluan sehari – hari, namun tidak ada cashback untuk kategori lainnya. Apabila seperti ini, saya menyarankan hanya menggunakan kartu yang kategorinya sesuai, dan tidak menggunakannya untuk kategori yang tidak mendapatkan cashback

B. Beberapa jenis kartu kredit memiliki tier/level cashback tergantung dari jumlah transaksi anda. Misalnya, kartu kredit CIMB Platinum Syariah memberikan 1% sampai 3% tergantung dari pemakaian bulanan anda. Bila saya tidak yakin akan memenuhi syarat transaksi untuk tier cashback yang lebih tinggi daripada biaya si merchant, maka saya cenderung tidak akan menggunakan kartu kredit untuk membayar transaksi tersebut. Namun bila di bulan tersebut saya yakin akan memenuhi syarat cashback tertinggi, maka akan saya gunakan kartu kreditnya.

C. Ada nominal pemakaian minimal yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan cashback. Apabila tidak memenuhi syarat transaksi minimal per bulan, anda mungkin tidak menerima cashback sama sekali. Jangan paksakan menggunakan kartu kredit yang jarang anda gunakan.

D. Ada cashback maksimal yang bisa diterima setiap bulannya. Apabila anda sudah memaksimalkan cashback dari kartu kredit, maka tidak ada gunanya memaksakan membayar menggunakan kartu kredit.

Intinya, apakah transaksi Anda membantu Anda mencapai target pengeluaran bulanan Anda untuk mendapatkan cashback yang lebih besar daripada potongan 3% yang dikenakan oleh merchant? Ini adalah pertimbangan penting. Jika Anda dapat mencapai cashback yang signifikan dari pengeluaran bulanan Anda, mungkin itu lebih menguntungkan daripada beralih ke kartu debit. 

 

3. Untuk Kartu Kredit Miles: Lebih Sulit

Menghitung earning rate untuk kartu kredit travel/miles lebih sulit karena valuasi miles tidak pasti dan berbeda-beda.

Earning rate adalah seberapa banyak cashback atau miles yang Anda dapatkan setiap kali Anda menggunakan kartu kredit. Anda perlu membandingkan earning rate dengan biaya tambahan yang dikenakan oleh merchant. Sedangkan valuasi miles adalah nilai rupiah yang anda berikan untuk setiap 1 poin miles yang anda kumpulkan. Saya tidak mahir dalam hal valuasi, jadi izinkan saya mereferensikan anda ke blog lain yang memang ahli dalam hal ini: Kunjungi halaman valuasi Pinterpoin disini.

Dalam contoh disini saya berasumsi bahwa 1 miles adalah 150 rupiah. Apabila anda dikenakan biaya charge 3% oleh merchant, maka anda membutuhkan kartu kredit dengan earning rate minimal 5.000/miles untuk bisa menutupi biaya tersebut! Hal ini karena 150/5000 = 3%. Sedangkan, earning rate 5.000/miles hanya ada di kartu kredit premium yang sulit didapatkan. Jadi, akan lebih sulit menutupi kerugian charge merchant menggunakan kartu kredit travel/miles.

Jika earning rate Anda cukup tinggi, misalnya, 5.000 miles per transaksi, Anda mungkin bisa menutupi biaya tambahan tersebut dengan manfaat yang Anda peroleh. 

 

4. Jangan Ambil Pusing: Bayar dengan Kartu Debit yang Juga Memberi Cashback / Miles

Di sisi lain, jika Anda ingin menghindari biaya tambahan 3% secara keseluruhan dan tidak ingin terlalu repot dengan perhitungan, maka menggunakan kartu debit bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana. Ada beberapa kartu debit yang memberikan anda miles, misalnya Bank Permata Airasia atau Bank BNI Garuda Indonesia – seperti yang saya jelaskan di tulisan ini.

Kesimpulan 

Pilihan antara kartu kredit dan kartu debit ketika dikenakan biaya tambahan 3% adalah keputusan yang tergantung pada situasi Anda. Pertimbangkan manfaat kartu kredit Anda, earning rate, target pengeluaran bulanan, jenis kartu, dan keinginan Anda untuk menghindari biaya tambahan. Setiap orang memiliki preferensi dan kebutuhan berbeda, jadi pastikan Anda membuat keputusan yang paling sesuai dengan situasi keuangan Anda. 

Kalau saya, saya tidak ambil pusing dan memilih bayar pakai kartu debit saja.

Baca Juga: Bagaimana Mendapatkan Limit Besar Kartu Kredit?

Adrian Siaril
Adrian Siaril
Articles: 24

8 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

  1. 1. Bisa beli sesuatu kecil dan minta nota termasuk biaya tambahan 3% untuk pembayaran kartu kredit.

    2. Melaporkan merchant ke bank dengan menyertakan bukti nota dengan nilai tambahan.

    3. Bank akan menegur merchant agar merchant berhenti minta biaya tambahan untuk pembayaran karena seharusnya pembeli tidak dikenakan charge.

  2. Although I naturally enjoy your website, I would like to point out that you need to check the spelling of a few of your postings. There are a number of them that are riddled with spelling errors, and to tell you the truth, I find it really annoying. On the other hand, I will definitely come back again in the soon future.

  3. This is really interesting, You’re a very skilled blogger. I’ve joined your feed and look forward to seeking more of your magnificent post. Also, I’ve shared your site in my social networks!