A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Ngomongin RM Asetku
Ngomongin RM Asetku

Ngomongin RM Asetku

Strong disclaimer: informasi di tulisan ini opini pribadi dan bukan merupakan informasi resmi dari PT Pintar Inovasi Digital selaku pemilik merk Asetku

Topik soal RM Asetku semakin sering dibicarakan sehingga layak mendapat tulisan tersendiri di blog saya ini. Memang Asetku tidak pernah kehabisan bahan omongan sih, baik dari penggemarnya maupun pembencinya. Makanya, saya suka bahas Asetku untuk naikin visit dan ranking blog saya.

Saya melihat bahwa beberapa pengguna Asetku ada yang ‘take for granted’ atas kehadiran RM di Asetku, ketimbang menghargai atau bersyukur. Padahal kalau kita bandingkan dengan p2p lending lain, RM yang bersifat ‘personal’ seperti di Asetku justru merupakan suatu kelebihan unik yang tidak bisa ditemukan di merk lain.

Untuk itu, saya merasa perlu menjelaskan beberapa hal tentang RM Asetku lewat tulisan ini.

1. Kenapa ada RM pelit

Ini pertanyaan yang sering ditanyakan, karena sebagai manusia tentu fokus kita adalah insentif (apalagi berupa uang). Pertama-tama, perlu diketahui bahwa budget resmi souvenir maupun voucher dari korporasi (PT Pintar Inovasi Digital) berbeda dengan budget pribadi RM anda.

Budget resmi korporasi cenderung sedikit dan disosialisasikan resmi melalui poster yang sering dibagikan RM, yakni pendanaan ratusan juta hanya mentok dapat tumblr saja. Sedangkan untuk budget resmi RM itu dikeluarkan atas inisiatif RM sendiri, menggunakan komisi yang mereka terima dari pendanaan kita.

Singkatnya, voucher yang anda terima bisa dibilang merupakan ‘sharing profit’ atau ‘cashback’ dari komisi yang mereka terima. Jadi, dengan meminta voucher tambahan diluar budget resmi perusahaan, anda memotong komisi alias penghasilan mereka.

Wajar saja, anda bisa perhatikan bahwa RM-RM muda yang belum berkeluarga cenderung lebih loyal daripada RM yang sudah punya tanggungan, karena jelas mereka yang sudah berkeluarga lebih bergantung pada komisi pendanaan anda.

Ini juga sebabnya hadiah yang diberikan berbeda antara satu RM dengan lainnya. Ada RM yang gamau repot cuma kirim amplop berisi voucher MAP, ada juga RM yang kreatif sampai ngirim ukiran nama, souvenir unyu-unyu, dan hal kreatif lainnya. Karena memang uang mereka (bukan perusahaan), jadi ya bebas mau beli apa untuk lender.

2. RM baru sepertinya lebih murah hati?

Sebenarnya hal ini tidak benar bila kita bandingkan data secara gamblang, namun saya bisa menjelaskan kenapa bisa kelihatan seperti ini.

  1. RM generasi terbaru cenderung mengandalkan channel digital sebagai ajang komunikasi dan promosi, sehingga lender-lender mereka aktif posting #TestimoniRM. Lender dari RM senior seperti saya hampir tidak pernah melakukan hal ini
  2. RM baru belum punya banyak klien, jadi alokasi budget mereka jauh lebih mudah, karena memiliki lebih sedikit klien yang harus dipuaskan. Silakan baca poin pembahasan nomor 1 sebelumnya bila masih bingung.
  3. RM senior memiliki tanggung jawab mengembangkan tim dan mendidik RM generasi terbaru, jadi RM baru memang memiliki lebih banyak ‘senjata’ yang ‘dipinjamkan’ agar bisa tumbuh secepatnya menjadi mandiri.
  4. RM senior kebanyakan sudah menjadi supervisor/kepala tim, dan tugasnya lebih fokus pada pengembangan tim, edukasi, dan analisa strategis. Wajar saja mereka sudah jarang kelihatan pamer-pamer di komunitas maupun media sosial. Mereka membiarkan junior-juniornya yang melakukan hal tersebut.

3. Tidak semua masalah bisa diselesaikan oleh RM

Di satu perusahaan banyak divisi dengan tanggung jawab masing-masing, dari IT, marketing, operasional, keuangan, dan lain-lain. RM masuk dalam kategori marketing dan menjadi penghubung antara pengguna Asetku dengan divisi lainnya. Jadi, sifat RM adalah sebagai pengantara, bukan dewa maha bisa.

Karena saya pernah bekerja sebagai customer service, saya paham sekali rasanya menghadapi customer yang marah-marah ke saya karena masalah mereka tak kunjung kelar, meskipun saya memang tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Jadi saya sangat bersimpati pada RM yang kena semprot pengguna Asetku atas masalah withdrawal, kuota, dan bug aplikasi.

Satu-satunya yang menjadi hak kita dari RM sebenarnya hanyalah komunikasi yang terbuka dan responsif, menjelaskan secara jujur dan tepat soal inti kendalanya, bukan malah ngeles pakai alasan yang ga masuk akal. Selama hal tersebut diberikan, seharusnya kita tidak perlu menyalahkan RM atas masalah yang tidak mereka sebabkan.

4. Kenapa teman anda dapat voucher lebih banyak?

Saya ga kenal teman anda siapa, jadi saya gunakan diri saya sebagai contohnya ya. Seperti yang sudah dibahas diatas, pemberian voucher diluar budget perusahaan adalah murni kebijakan dari RM masing-masing, yang harus memutar otak menghitung alokasi insentif mereka agar bisa membuat sebanyak mungkin kliennya senang.

Ada kalanya, beberapa klien seperti saya dan teman anda tentu mendapat perlakuan khusus. Saya jelaskan secara gamblang kenapa saya (bukan teman anda) tetap mendapat voucher bulanan dengan jumlah lumayan meskipun pendanaan sedikit:

  1. Saya berkontribusi memberikan leads berupa referral ke RM saya, sehingga beliau terbantu mencari klien baru. Usaha saya tersebut dihargai oleh RM saya, karena waktu adalah uang, jadi saya yang sudah membuang waktu mempromosikan Asetku lewat blog ini ya dapat uang.
  2. Saya sering meluangkan waktu dan tempat mengedukasi dan berdiskusi dengan RM saya dan anggota tim nya. Obrolan kami juga bukan senda gurau atau gosip, melainkan membicarakan industri p2p lending, manajemen keuangan, teknologi, dan industri. Ada ilmu yang saya teruskan ke mereka, dan karena ilmu saya dihargai, maka saya mendapat incentive dalam bentuk voucher.
  3. Blog ini sedikit berkontribusi membuat Asetku populer sejak lama, dan saya merupakan salah satu lender generasi pertama yang sudah mendanai sejak app Asetku masih beta, sejak belum ada RM. Jadi wajar saja Asetku secara perusahaan maupun RM saya menghargai loyalitas saya yang sudah turut tumbuh bersama Asetku sejak awal.

Satu hal unik yang perlu anda tahu adalah, seumur hidup dari pertama kali mendanai Asetku sampai hari ini, saya tidak pernah sekalipun menagih voucher. Bila tidak percaya, anda boleh cek history komunikasi saya dengan RM saya di Whatsapp maupun seluruh media lainnya.

5. kenapa lender baru dapat lebih mudah dan lebih banyak dapat voucher

Sudah menjadi tradisi semua bisnis di dunia, bahwa pengguna baru memang selalu mendapat perlakuan lebih baik daripada pengguna setia. Silakan cek contoh lokal di Tokopedia, Bukalapak, Gopay, Koinworks, dan semua brand lain yang anda gunakan setiap hari. Jadi, wajar saja hal tersebut juga berlaku di Asetku.

Hal ini juga bukan ditentukan atas dasar diksriminasi atau favoritisme RM, melainkan merupakan kebijakan perusahaan yang memprioritaskan pertumbuhan lender baru. Bukan berarti Asetku tidak butuh lender setia ya, tapi memang metriks sehat suatu usaha kan memang pertumbuhan jumlah pengguna aktif.

Selain itu, sudah pernah saya jelaskan bahwa lender retail seperti kita pada dasarnya memang rewel dan susah untuk loyal, jadi jangan salahkan penyelenggara bila mereka lebih fokus membawa lender baru dibandingkan memelihara loyalitas kita yang mudah pudar kapan saja. Hal ini tentu bukan hanya berlaku untuk Asetku melainkan penyelenggara lain diluar sana.

6. Tapi, memang benar beberapa RM lebih payah daripada yang lainnya

Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa RM memang kurang profesional dibandingkan lainnya. Merekruit dan melatih sekian ratus orang tentu tidak mudah sekalipun bagi perusahaan sebesar Asetku, jadi wajar saja ada jomplang kualitas diantara para RM.

Sudah banyak cerita horror tentang RM yang susah dicari, kasih informasi tidak benar, dan bahkan tidak pernah mengirimkan hadiah perkenalan sama sekali. RM-RM seperti itu setahu saya sudah hampir ‘punah’ karena Asetku ‘bersih-bersih’ selama 2021 ini.

Kendati demikian, saya cukup shock dan menyayangkan salah satu perilaku RM yang sempat viral di grup Telegram, dimana ada RM yang ‘ngambek’ dan ‘mengusir klien’ karena klien nya minta ganti RM. Setelah saya pelajari lebih lanjut, menurut saya memang klien menyalahkan RM atas kendala yang diluar kuasa RM (baca pembahasan nomor 3). Namun seharusnya, RM menanggapi dengan kepala dingin dan bijaksana, jangan malah ngambek dan membuat pernyataan situasi memburuk. Ingat, dalam dunia customer service, pokoknya klien yang selalu benar dan kita harus minta maaf meskipun ga salah. Hal ini harusnya sudah mendarah daging di setiap RM Asetku.

Kalau memang mau pindah RM…

Usahakan minta ganti ke yang satu tim, supaya ga terjadi konflik internal dan terjadi proses evaluasi.

Bila anda minta ganti RM yang berbeda tim, bisa jadi terjadi perang dingin antara beberapa pihak karena tuduh-tuduhan dan salah-salahan. Bila memilih RM baru yang satu tim dengan RM sebelumnya, maka:

  1. Ada proses transisi dan delegasi bebas konflik, sehingga anda sendiri yang diuntungkan (tidak ada status quo)
  2. Ada proses evaluasi untuk RM lama anda, karena atasan RM baru dan lamanya sama, sehingga si atasan tersebut bisa menilai apa yang salah, dan memberitahu RM baru anda untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama
  3. Tidak terjadi gesekan antar tim RM, dan gesekan antar individual juga akan minim sekali karena memiliki atasan yang sama
  4. Dalam kasus tertentu, RM baru anda dengan senang hati tetap berbagi komisi dengan RM lama anda sehingga RM lama anda tidak kehilangan penghasilan.

 

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48