Adrian Siaril

Tips Anti Panik Berinvestasi

Tips Anti Panik Berinvestasi

Sepanjang pandemi Covid-19, pertumbuhan investor di Indonesia berkembang luar biasa. Menurut data yang dihimpun dari Bappebti, jumlah investor crypto di Indonesia sudah mencapai lebih dari 4.2 juta, sedangkan jumlah investor pasar modal di BEI tercatat sebanyak 2 juta akun. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Pada masa itu, antusiasme masyarakat untuk berinvestasi di pasar Cryptocurrency cenderung lebih besar dibanding bursa saham yang telah lebih lama berdiri di Indonesia. Hal ini semakin signifikan sejak IHSG kehilangan kekuatannya. Tren Cryptocoin menumbuhkan pasar investasi yang didominasi oleh segmen millenial di usia 25 hingga 34 tahun.

Yang patut diwaspadai adalah pertumbuhan investor yang memiliki risiko agresif ini sangat besar. Pasar investasi ini didominasi oleh para millenials yang baru saja terjun berinvestasi karena tergoda oleh iming-iming para KOL (Key Opinion Leaders) yang berbagi informasi cara menjadi kaya dengan cuan ratusan persen, melalui investasi saham maupun mata uang Crypto.

Sudah Siapkah Menghadapinya?

Di awal masa berinvestasi dan kemudian mendapatkan cuan besar dalam waktu singkat, tentu hal itu amat nikmat rasanya. Optimisme dan kemudahan dalam mendapatkan profit investasi ini membuat para investor semakin agresif untuk menaikkan jumlah uang pada portofolio investasinya.

Namun, hal yang seharusnya dipertimbangkan ialah, apakah benar investasi saham dan Cryptocurrency ini cocok? Apakah kemampuan para investor baru ini sudah cukup dan siap menerima risiko kehilangan yang sangat tinggi? Sebab, 2 produk investasi dengan profil risiko agresif ini memberikan level risiko yang sangat tinggi. Kehilangan jumlah uang lebih dari 30 -50% dalam waktu yang singkat adalah hal yang sangat mungkin terjadi.

Hal-Hal yang Perlu Dibenahi

Tidak mudah untuk menghadapi badai di pasar investasi, sebaiknya mulailah kembali untuk me-review apa saja yang membuat hal ini terjadi. Berikut tiga hal yang harus dicek kembali agar bisa lebih tenang dan tidak panik dalam menghadapi badai investasi:

  1. Tujuan dan Proses Investasi

Tentu tujuan dalam berinvestasi adalah mendapatkan pertumbuhan uang. Namun, bagaimana cara yang bisa dilakukan agar uang Anda bisa menghasilkan uang? Apakah Anda tahu bagaimana proses menghasilkan cuan? Apakah sudah cocok produk investasi dengan portofolio Anda? Bagaimana agar Anda bisa meminimalisir risiko kerugian? 

Jawablah dengan jujur pertanyaan-pertanyaan tersebut. Jika kepanikan terjadi itu karena sebenarnya Anda tidak siap dengan risiko kehilangan. Karena kebanyakan dari para investor baru ini lebih mengutamakan pertumbuhan profit dibandingkan dengan meminimalisir resiko kehilangan ataupun kerugian.

  1. Investment Plan

Investasi membutuhkan rencana matang yang disesuaikan dengan kemampuan Anda dalam mengelolanya, serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan investasi tersebut. Kepanikan yang sering terjadi demikian karena adanya keinginan mendapat profit yang besar, namun tidak mempersiapkan rencana investasi dengan baik.

Kebanyakan dari investor pemula ini hanya mengikuti informasi yang beredar di media sosial. Seperti pada dua tahun ke belakang ini, ada pergerakan yang tidak lazim terjadi di dunia investasi. Yakni, kenaikan harga saham dan cryptocoin dipengaruhi oleh caption yang ditulis oleh para orang terkenal. Anehnya, hal ini justru disambut positif oleh market.

Seperti yang terjadi akibat postingan salah satu selebriti Instagram terkait emiten saham, keesokannya harga saham perusahaan tersebut naik. Begitupula dengan kekuatan cuitan Twitter dari Elon Musk. Cuitan singkat di Twitter Elon Musk itu mampu menggerakkan harga Bitcoin hingga ke puncak tertingginya, namun kemudian terjun jatuh pada bulan berikutnya.

Begitulah. Dalam investasi, memang penting untuk mengolah informasi sebagai bagian dari strategi, namun semua itu tetap perlu disesuaikan kembali dengan rencana investasi yang Anda miliki.

  1. Amankan Aset Keuangan

Sebelum mulai berinvestasi, ada dua pilar keuangan yang seharusnya Anda siapkan lebih dahulu, yakni memiliki dana darurat dan juga asuransi. Karena pola keuangan yang sehat ialah melakukan perlindungan aset dahulu, baru kemudian melakukan pertumbuhan aset dengan berinvestasi. Hal ini penting dilakukan agar Anda bisa menghindari risiko kehilangan secara keseluruhan.

Sumber lain dari kepanikan investor baru ini dikarenakan sumber dana yang digunakan merupakan uang pinjaman atau berasal dari utang. Padahal, untuk berinvestasi disarankan untuk menggunakan ‘uang dingin’, yakni uang yang memang dialokasikan untuk keperluan berinvestasi dan bukan uang yang dialokasikan untuk kebutuhan lainnya atau yang akan digunakan dalam jangka waktu dekat.
Untuk itu, agar Anda bisa berinvestasi dengan tenang, pastikan lindungi diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan. Dengan beberapa produjk asuransi di OneAset, kini Anda dapat menentukan proteksi terbaik yang bisa Anda hadirkan bagi diri Anda sendiri, maupun bagi keluarga Anda.

Bagaimana Cara Mendaftar OneAset?

  1. Gunakan link https://app.oneaset.co.id/s/N3amMv untuk mendaftar
  2. Apabila belum memiliki aplikasi ONEASET di HP, akan diarahkan download dulu di playstore
  3. Klik ulang link tersebut setelah install ONEASET
  4. Aplikasi ONEASET akan otomatis terbuka dan muncul gambar seperti dibawah ini
This image has an empty alt attribute; its file name is image.png
This image has an empty alt attribute; its file name is image-1.png
This image has an empty alt attribute; its file name is image-2.png

Selesai. Silakan baca seluruh tulisan saya secara gratis. Jangan lupa tinggalkan like, comment, dan share, karena saya akan mendapatkan incentive tambahan atas engagement tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terkait

Artikel Populer

Advertisement

Disponsori oleh:

Kode Referral

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48