A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Jumlah Lender atau Borrower – Mana yang Penting?
red toy house placed on table with pile of coins

Jumlah Lender atau Borrower – Mana yang Penting?

Banyak lender menganggap jumlah lender adalah angka penting untuk menilai kesehatan usaha sebuah perusahaan p2p lending. Itu tidak sepenuhnya salah, karena memang p2p lending membutuhkan lender untuk menjadi ‘p2p’ (mempertemukan lender dan borrower). Tanpa lender, perusahaan p2p sama saja dengan multifinance yang merogoh uang sendiri untuk mendanai pinjaman.

Namun, sebenarnya, dari pandangan perusahaan p2p lending, yang lebih penting jelas jumlah borrower. Disini saya akan jabarkan alasannya, dan semoga setelah membaca tulisan ini anda paham mengapa beberapa p2p lending terkesan cuek tidak pernah membangun relasi dengan lender, dan bahkan terkesan tidak menanggapi keluhan dan pertanyaan lender.

Setiap P2P lending punya VIP Lender

Saya tantang anda untuk menyebutkan satu p2p lending di Indonesia yang tidak memiliki VIP lender sama sekali. Semua p2p lending, bahkan mungkin yang di seluruh duniapun, mengandalkan suntikan dana dari VIP lender agar bisa sukses lahir dan berkembang. Tidak ada satupun p2p lending yang saya tahu yang sejak hari pertama berdiri langsung mendapatkan dan mengandalkan lender retail secara masif.

Banyaknya lender yang terdaftar di suatu penyelenggara memang merupakan pencapaian yang bagus dari sisi milestone dan publisitas, namun angka itu tidak berarti bila pasukan lender retail tersebut tidak mengucurkan dana yang berarti.

Kita harus sadar diri bahwa sebagai individual (perseorangan), tentu dana kita tidak sebesar perusahaan. VIP lender memang ada yang individual juga, tapi kelas ekonominya mungkin sudah jauh diatas kita.

Sehingga, wajar saja bila p2p lending cukup mengandalkan uang dari para VIP ini dan menganggap dana lender retail ‘uang receh’ yang ‘ada ya boleh, ga ada juga gapapa”

Penghasilan P2P datang dari Borrower, bukan Lender

Penghasilan p2p lending datang dari dua skema:

  1. Skema pertama adalah biaya provisi/admin, yang dikenakan saat pencairan pinjaman dengan basis perhitungan sekian persen dari jumlah total yang dicairkan. Misalnya sebuah p2p lending mencairkan pinjaman sebesar 200jt dan mengenakan provisi 1%, maka borrower hanya akan menerima 198 juta dan 2 jutanya untuk si penyelenggara.
  2. Skema kedua adalah spread, yakni selisih bunga yang diterima lender dan borrower. Misalnya borrower diberikan bunga 20% p.a, dan lender diberikan bunga 18% p.a. Maka 2% sisanya menjadi hak penyelenggara.

Ada p2p lending yang menggunakan salah satu skema diatas, atau malah menggunakan keduanya. Tapi bisa dilihat jelas bahwa komponen yang harus ada disana adalah ‘pencairan’, bukan penggalangan dana lender.

Dengan kata lain, yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup suatu penyelenggara adalah borrower.

Lender adalah Liabilitas

Lender juga manusia, manusia yang memiliki banyak keinginan dan maunya untung tanpa mau rugi. Semakin banyak lender, semakin banyak pula keinginan yang harus dipenuhi, karena setiap manusia berbeda-beda.

Lender VIP jumlahnya sedikit namun dananya besar, sedangkan lender retail jumlahnya besar namun dananya (lebih) sedikit. Dari sini bisa dilihat mana yang lebih ekonomis dan rasional untuk ‘dipelihara’.

Satu lender retail yang tidak puas bisa berkoar-koar di media sosial untuk menebarkan persepsi buruk ke lender lainnya, dan efek pembicaraan menjadi berlipat-lipat mempengaruhi calon lender yang bahkan belum mendaftar.

VIP lender perusahaan tentu tidak bisa berbuat demikian karena hubungannya profesional dan bersifat korporasi. Perwakilan perusahaan bertemu perwakilan perusahaan, dua duanya tidak kehilangan uang pribadi, jadi masalah dibicarakan secara baik-baik.

Bagaimana dengan VIP lender individual? Mungkin ada juga sih yang rewel seperti ritel, namun biasanya mereka mendapatkan perlakukan khusus dari penyelenggara, atau bahkan tidak peduli saking memiliki banyak uang. Tapi sekali lagi, jumlah lender VIP, baik retail maupun institusi, tidak banyak. Sehingga liabilitasnya pun lebih rendah.

Lender Mengurangi Keuntungan

Untuk menjaga lender agar tetap loyal dan tidak pindah layanan, penyelenggara harus membuat insentif seperti bonus pendanaan, program referral, acara, dan lain-lain. Hal tersebut tentu mengeluarkan uang.

Lain halnya dengan borrower yang sifatnya memang memerlukan uang. Mereka datang dengan sukarela untuk meminjam uang, tanpa perlu ‘dipengaruhi’ dengan iklan ataupun promosi.

Kalau kita telaah kenapa orang mau jadi borrower di p2p lending, alasannya ada banyak yang menguntungkan pihak borrower dan tidak menguntungkan lender sama sekali, misalnya:

  1. Syarat administrasi yang jauh lebih ringan daripada bank
  2. Proses keseluruhan yang lebih cepat daripada bank
  3. Bisa dapat uang tanpa agunan
  4. Penagihan ‘lebih cincay’

Yang menandakan bahwa seleksi borrower di p2p lending lebih mudah daripada bank. Makanya ada yang bilang, bahwa peminjam di p2p lending semuanya adalah orang yang memang tidak bisa dapat pinjaman di bank dan menjadikan p2p lending sebagai pelarian. Hal ini tentu menandakan risiko yang lebih tinggi bagi lender, meskipun disertai potensi retur yang lebih tinggi juga,

Jadi borrower datang dengan sendirinya, sedangkan lender harus dipaksa – paksa pakai biaya.

Kesimpulan

Beberapa p2p lending mungkin kelihatan bangga memamerkan jumlah lender terdaftar mereka, namun percayalah itu hanya untuk valuasi dan publisitas. Yang lebih penting dari mereka adalah jumlah borrower.

Namun ada juga beberapa p2p lending yang memang peduli, dan fokus, pada pengembangan lender retail. Anda bisa mengenali mereka dengan ciri-ciri yang sudah saya bahas disini.

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fahrenheit – Lotus International: adriansiaril
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48