A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Equity Crowdfounding atau P2P Lending?
four people holding smartphones and tablet

Equity Crowdfounding atau P2P Lending?

 

Tren panas Peer to Peer (P2P) Lending belum selesai di Indonesia, malah sedang berkembang di puncak kepesatannya pada tahun 2019. Namun sudah ada lagi jenis fintech baru yang membuat orang makin bingung dan tertarik: Equity Crowdfunding.

Contoh dari fintech Crowdfunding adalah Bizhare atau Santara

Meskipun banyak yang menilainya mirip dengan P2P lending, faktanya kedua jenis fintech ini sangat berbeda dari segi risiko maupun operasional.

Tabel Perbedaan

  P2P Lending Equity Crowdfunding
Risiko Gagal Bayar atau Kredit Macet Usaha Tidak Berkembang
Modal Kecil Besar
Mekanisme Meminjamkan uang Menanam modal dalam kegiatan usaha
Dampak Sosial Ada yang baik ada yang buruk Umumnya sangat baik
Likuiditas Tinggi sampai rendah Kebanyakan Rendah
Pilihan Banyak sekali Saat ini masih terbatas

Kelebihan Equity Crowdfunding

Kelebihan dari equity crowdfunding umumnya berkaitan dengan terbukanya peluang dari segi investor maupun pelaku usaha yang sebelumnya tidak ada:

  • Orang dengan dana terbatas bisa memiliki kepemilikan (ownership) dalam kegiatan usaha sesuai pilihan mereka.
  • Usaha kecil dan menengah bisa lebih cepat melakukan ekspansi usaha melalui permodalan gotong royong untuk membuka cabang.
  • Dampak sosial dan ekonomi yang benar-benar terasa karena anda membuka lowongan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi.
  • Return yang dihasilkan bisa lebih tinggi daripada perhitungan awal bilamana usaha berkembang pesat.

Kekurangan Equity Crowdfunding

Sedangkan kekurangan equity crowdfunding berkaitan erat dengan transparansi dan kredibilitas:

  • Butuh minimal modal yang lebih besar untuk turut investasi sehingga tidak terbuka bagi sebagian besar masyarakat.
  • Risiko cenderung lebih besar (baca penjelasan detailnya dibawah).
  • Bentuk fintech ini masih baru sehingga aturannya belum seketat P2P lending dan instrumen investasi lainnya.
  • Return bisa saja lebih rendah karena usaha tidak berkembang.

Risiko Equity Crowdfunding

1. Kredibilitas Penyelenggara Crowdfunding sebagai Analis

Menganalisa suatu kegiatan usaha tidak semudah menganalisa kemampuan perusahaan/seseorang untuk melunasi hutang mereka. Lebih banyak faktor yang harus dipertimbangkan seperti kinerja finansial, potensi market, respons masyarakat, dan lain-lainnya.

Faktor-faktor tersebut juga belum bisa dianalisa oleh mesin/kecerdasan buatan sehingga terpaksa mengandalkan opini manusia yang bisa saja subjektif dan tidak jujur. Sehingga apabila pihak penyelenggara crowdfunding tidak objektif atau kompeten dalam menyajikan laporan kepada calon investor, maka ramalan keuntungan bisa saja meleset jauh.

Hal ini diperparah apabila penyelenggara crowdfunding mengejar target untuk menyajikan proyek pendanaan sebanyak banyaknya. Pasti mereka ‘mengkatrol’ (sengaja menaikkan dari yang sepantasnya) penilaian mereka agar lebih banyak investor yang tertarik untuk turut mendanai. Sebab apabila analisa nya kelihatan buruk, tentu tidak ada yang ingin mendanainya. Apabila tidak ada yang mendanai, maka penyelenggara crowdfunding tidak akan mendapat untung untuk operasional mereka.

2. Kredibilitas Pengelola Usaha Sebagai Penerima Modal

Risiko yang ini sebenarnya mirip dengan risiko dalam P2P lending dimana penerima modal kita bisa saja gagal untuk memanfaatkan modal yang kita pinjamkan dengan sebaik-baiknya.

Usaha yang kita danai bisa saja tidak memenuhi ekspektasi sehingga merugi. Jika demikian, tentu anda tidak mendapatkan apa-apa.

Bedanya, dalam P2P lending, biasanya ada agunan atau asuransi yang melindungi modal anda. Dalam equity crowdfunding ini belum ada mekanisme yang meminimalkan risiko investasi anda.

Sehingga untung rugi investasi anda seratus persen bergantung pada kesuksesan usaha yang anda danai, terutama pada pihak-pihak yang ada dibelakangnya (termasuk penyelenggara crowdfunding yang membimbing dan mengawasi mereka).

Sayangnya, karena model investasi ini masih baru juga, maka belum ada rekam jejak yang bisa kita gunakan sebagai pacuan, perihal penyelenggara mana yang paling sukses memitigasi risiko dan memilih usaha yang berkualitas.

3. Risiko dari Lamanya Tenor Investasi

Apabila anda pernah membaca ulasan saya tentang iGrow atau P2P lending pertanian lainnya, maka saya cukup mengkhawatirkan model investasi yang memiliki tenor jangka panjang (diatas satu tahun). Sebab banyak hal buruk yang bisa terjadi sebelum investasi anda jatuh tempo.

Sama halnya dengan equity crowdfunding. Anda mendanai kegiatan usaha yang membutuhkan waktu lama untuk beroperasi penuh dan menghasilkan keuntungan untuk mengembalikan modal anda. Anda harus sabar karena hal ini akan memakan waktu berbulan bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Bisa saja usaha yang anda danai baik-baik saja di tahun pertama, namun di tahun kedua mengalami anjlok karena satu dan lain hal.

4. Penanganan Kerugian

Dalam hal pinjaman gagal bayar di P2P lending, masih bisa dilakukan pencairan agunan atau penagihan hutang. Namun bila kegiatan usaha merugi, satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menambahkan modal baru untuk restrukturisasi kegiatan usaha, atau menghentikan kegiatan usaha sepenuhnya.

Apabila menghentikan kegiatan usaha dalam posisi rugi, akan dilakukan yang namanya likuidasi, yaitu menjual semua aset usaha yang masih ada untuk mengembalikan modal investor. Sayangnya, likuidasi hanya akan mengembalikan sedikit sekali dari modal yang sudah hilang, berbeda dengan agunan yang biasanya memiliki nilai sama atau melebihi nilai pinjaman yang diajukan.

Sehingga apabila merugi, sudah pasti modal anda hilang cukup banyak, bahkan seluruhnya.

Kesimpulan dan Pendapat Saya

Saya sangat mendukung equity crowdfunding dan kemungkinan besar akan berpartisipasi dalam salah satu pendanaannya. Namun saya kurang bisa merekomendasikan model investasi ini untuk khalayak umum, karena masih banyak model investasi lain yang lebih mudah dan rendah risiko.

Equity crowdfunding mungkin akan menjadi rekomendasi saya beberapa tahun kedepan, apabila sudah ada metode yang kuat untuk meminimalkan risikonya, serta apabila sudah ada aturan yang jelas dari OJK tentang mekanisme investasi ini.

Apabila anda mau mencoba crowdfunding saat ini, maka rekomendasi saya jatuh kepada Bizhare, karena saya mengenal pendirinya secara langsung. Selain itu, pendanaan di Bizhare juga bervariatif (banyak macamnya untuk diversifikasi) dan hampir semuanya berhasil menggalang dana dalam waktu cepat.

 

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fahrenheit – Lotus International: adriansiaril
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48