Bagaimana P2P (Peer to Peer) Lending Menangani Gagal Bayar

Penting: Artikel ini fokus pada perlakuan website P2P (Peer to Peer) lending kepada investor/pendana, bukan kepada peminjam. Yang dijelaskan disini adalah bagaimana nasib investor apabila terjadi gagal bayar, bukan bagaimana website P2P (Peer to Peer) lending melakukan penagihan kepada peminjam yang bermasalah.

Perlu anda catat bahwa resiko investasi di pinjaman adalah ‘all or nothing‘ – artinya, dalam kasus gagal bayar, modal anda bisa sebagian atau seluruhnya hilang, berbeda dengan resiko saham dan reksadana dimana nilai investasi anda bisa turun namun bisa naik lagi di lain waktu.

Dalam kasus terjadi gagal bayar, website P2P (Peer to Peer) lending punya solusi yang berbeda-beda:

1. Menggunakan tabungan ‘pribadi’ website untuk menggantikan modal

Contoh website yang menggunakan solusi ini: Koinworks, Mekar, Danain, Asetku dan banyak lainnya

Bila terjadi gagal bayar, website akan mengeluarkan uang dari ‘saku’ mereka untuk menggantikan modal anda. Dalam kasus Koinworks, Jumlah modal anda yang digantikan tergantung dari grade pinjaman anda. Asetku tidak memiliki grade sehingga perlindungannya mencakup 100% dari modal anda.

Terkadang uang ini digantikan oleh pihak ketiga yang bekerjasama dengan website (contoh, Akulaku kepada Asetku). Beberapa website seperti Amartha juga membuat perlindungan ini opsional, seperti asuransi tambahan yang bisa dibeli investor.

Saya menilai solusi ini adalah yang terbaik karena memberikan kepastian kepada investor sebelum mereka memutuskan untuk berinvestasi. Anda bisa lihat sendiri bahwa solusi ini memang yang paling umum digunakan oleh P2P (Peer to Peer) lending.

Kekurangan dari solusi ini, umumnya bunga yang ditawarkan menjadi lebih rendah karena website harus menyisihkan sebagian bunga pinjaman untuk menjadi dana cadangan ini. Website seperti Modalrakyat meminimalkan hal ini dengan cara menyediakan asuransi hanya untuk pinjaman pinjaman tertentu.

2. Mengandalkan pencairan agunan

Contoh website yang menggunakan solusi ini: AkseleranModalku

Bila terjadi gagal bayar, website akan mencoba negosiasi kepada peminjam untuk pelunasan pembayaran (misalnya dengan cara pencairan aset lain). Apabila pembayaran masih juga berkendala, maka website biasanya meminta pencairan agunan atau aset berharga lainnya untuk menutupi pinjaman, sesuai dengan kesepakatan yang telah terjadi dimuka.

Dalam solusi ini tidak ada jaminan bahwa modal anda kembali 100%, karena nilai agunan ketika dicairkan bisa saja berbeda dengan taksiran awal di perjanjian. Namun biasanya, sebagian besar modal anda akan kembali ketika sang peminjam telah mencairkan agunan mereka. Jangan harap uang anda kembali cepat-cepat, karena proses pencairan agunan cukup memakan waktu, belum lagi kalau website melakukan negosiasi panjang sebelum memutuskan untuk meminta pencairan agunan.

3. Mengandalkan debt collector atau pihak ketiga

Contoh website yang menggunakan solusi ini:  ???

Anda mungkin pernah membaca berita kalau beberapa P2P (Peer to Peer) lending pernah dihujat massal karena mereka menggunakan jasa penagih hutang pihak ketiga yang dinilai kurang sopan dan etis dalam proses penagihan.

Tentunya metode ini kurang baik karena memberikan dampak kurang baik kepada pihak yang ditagih, dan anda sebagai investor secara tidak langsung turut berperan terhadap hal tersebut.

Metode ini juga tidak selalu berhasil karena ada saja peminjam yang “lebih baik mati daripada bayar hutang” – alias tidak takut dengan debt collector

Lebih parah lagi, setiap website memiliki kebijakan yang berbeda-beda perihal berapa jumlah uang investor yang dikembalikan ketika penagihan berhasil. Bisa saja penagihan berhasil namun modal anda tidak dikembalikan 100 persen.

Website yang saya tinjau rasanya tidak ada yang menggunakan metode ini karena saya hanya meninjau website P2P (Peer to Peer) lending yang sudah diawasi OJK.

4. Bernegosiasi dengan peminjam atau pengurus proyek

Contoh website yang menggunakan solusi ini: Crowde.

Mungkin juga berlaku untuk iGrow,  Growpal, Vestifarm, myAgro, dan semua jenis website agrikultural

Saya berbincang dengan representatif Crowde perihal penanganan pinjaman yang gagal bayar karena proyek terganggu, misalnya karena bencana alam, hama, dan lain sebagainya. Solusi dari Crowde cukup unik, yakni melakukan negosiasi untuk melakukan penanaman ulang atau melakukan proyek alternatif (dimana Crowde membantu sebagian modalnya). Jumlah uang investor yang dikembalikan tergantung dari hasil negosiasi dan keberhasilan mitigasi tersebut.

Solusi ini tentunya yang terburuk diantara semua solusi lainnya karena tidak memberikan kepastian sama sekali sebelum investor memutuskan untuk memilih pinjaman. Bahkan saya pribadi yakin kalau penagihan hutang lewat debt collector lebih konsisten dibandingkan solusi ini.

Kendati demikian, dampak sosial dari solusi ini adalah yang terbaik, karena pengurus proyek/peminjam jadi bisa belajar dari kesalahan mereka dan mendapatkan bimbingan dari website untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Kesimpulan

Dalam setiap review yang saya tulis, saya sudah memasukkan informasi tentang bagaimana website tersebut menangani gagal bayar. Hal ini penting menjadi pertimbangan anda untuk memilih website mana yang mau anda danai, karena berhubungan dengan tingkat resiko yang bisa anda terima.

3 thoughts on “Bagaimana P2P (Peer to Peer) Lending Menangani Gagal Bayar

  1. masukan min,
    tolong ulas donk untuk case pengembalian modal macet seperti kasus Angon.id,
    ada potensi Fraud pada managementnya.

    Like

    1. Halo Pak Arif, terimakasih informasinya. Angon memang belum saya review karena mereka belum terdaftar di OJK sehingga kurang aman. Informasi dari pak Arif akan saya masukkan ke halaman perbandingan dan artikel ini agar banyak yang tahu.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.