A shining Day-Date replica watch is a luxury model to add stylish sophistication to any wardrobe. A newly-established and popular fake watch with a replica rolex yellow gold bracelet and white dial, this outstanding collector's piece will show you a new and fresh scene.
Beranda » Amankah Berinvestasi di P2P Lending
green yellow and black dartboard

Amankah Berinvestasi di P2P Lending

 

Jujur saya menyesal tidak menulis ini lebih awal. Tulisan saya tentang website p2p lending telah dibaca ratusan kali dan membantu banyak orang memilih website lending yang tepat, namun saya malah tidak pernah membahas keamanan ekosistem lending ini secara keseluruhan (di Indonesia).

Bila kita bicara tentang keamanan dalam investasi di pinjaman, umumnya kita bisa membagi risiko nya menjadi tiga tingkat:

1. Risiko di Tingkat Pinjaman

Risiko di tingkat pinjaman sangat sederhana, seperti yang sudah saya jelaskan disini, pinjaman yang memiliki bunga tinggi tentunya memiliki risiko gagal bayar yang tinggi juga, sehingga harus diseimbangkan dengan investasi yang lebih aman. Keseimbangan ini bisa dicapai melalui pinjaman lain yang memiliki grade tinggi (A atau B), ataupun bentuk investasi lain yang lebih aman (deposito, reksadana pasar uang). Risiko di tingkat pinjaman ini tidak sulit dihindari. Bila anda ingin mengurangi risiko di tingkat ini, maka tidak usah mendanai pinjaman apapun yang tingkat nya C kebawah. Cukup danai pinjaman grade A dan B, dan tujuan anda telah tercapai.

Perlu dicatat bahwa penilaian pinjaman antar website berbeda-beda. Meskipun rata-rata menggunakan skor huruf (A sampai E), kriteria yang digunakan untuk menilai pasti berbeda semua. Ada yang menggunakan metode manual dengan cara mengirimkan tim untuk survey (misalnya Akseleran), dan ada juga yang menggunakan algoritma untuk memberikan skor otomatis (misalnya Asetku). Pinjaman grade A di Koinworks bisa saja mendapatkan penilaian B di Investree (karena perbedaan standar yang digunakan). Karena inkonsistensi ini, saya bahkan menilai kita tidak bisa sembarangan mempercayai grade di P2P lending.

2. Risiko di Tingkat Penyelenggara (Website)

Ini merupakan risiko yang sebenarnya perlu menjadi perhatian utama para (calon) investor. Penyelenggara atau website merupakan penengah antara investor dan peminjam, sehingga mengelola pergerakan seluruh uang di tengah-tengah. Apabila website tersebut nakal maka bisa saja uang yang anda investasikan tidak dipergunakan semestinya.

Untuk memitigasi risiko ini, luangkan sedikit waktu anda untuk melakukan penyelidikan tentang pihak -pihak yang berada di balik website
P2P lending
yang anda mau gunakan. Contohnya, Koinworks dan Investree telah mendapatkan injeksi dana A series dari Mandiri Capital yang merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terpercaya. Modalku mendapatkan funding series B dari Softbank Ventures yang mempunyai reputasi di seluruh dunia. Tentunya ketiga badan tersebut bisa dipercaya, kalau tidak, tidak mungkin mendapatkan injeksi dana sebesar itu.

Untungnya bagi anda, blog saya ini membantu anda memitigasi risiko ini, karena semua website yang saya review sudah melalui due dilligence dimana saya mencoba sendiri mendanai di website tersebut, serta semua yang saya tinjau sudah diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dalam setiap ulasan saya juga menyampaikan latar belakang perusahaan tersebut yang saya ketahui.

Anda juga harus menaruh perhatian khusus terhadap cara setiap website menangani pinjaman yang gagal bayar. Hal tersebut sudah saya bahas secara detail di artikel ini.

3. Risiko di tingkat regulasi

Sebenarnya slogan “Diawasi oleh OJK” tidak berarti bahwa lembaga tersebut 100% aman menjaga dana anda, karena OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sendiri belum memiliki regulasi yang jelas untuk badan-badan Fintech di Indonesia. Terlebih lagi, OJK bukanlah Lembaga Penjamin Simpanan yang bersedia menanggung risiko pendanaan anda. Mereka bahkan secara tegas membuat aturan tertulis bahwa risiko pendanaan sepenuhnya ada pada anda selaku pemilik modal.

Sejauh ini OJK hanya hanya membuat satu umbrella rule (aturan umum) yang membawahi semua badan fintech di Indonesia. Padahal badan fintech itu bentuknya macam-macam (ada aggregator, lending, e-money, e-wallet, payment gateway, dll) masing-masing membutuhkan regulasi yang berbeda.

OJK tidak berhak menindaklanjuti atau menghukum website yang hanya “diawasi”. OJK hanya bisa menindak website yang sudah mendapatkan ijin operasional. Saat artikel ini pertama kali ditulis, hanya satu website yang memiliki ijin ini, yaitu Danamas. Sekarang jumlahnya sudah bertambah, termasuk didalamnya Amartha dan Investree. Ekspektasi saya di tahun 2020 ini semakin banyak P2P lending yang mendapatkan lisensi.

Kendati demikian, bukan berarti OJK tidak berguna apa-apa. Untuk bisa terdaftar di OJK, perusahaan yang bersangkutan harus memiliki dokumen-dokumen serta track record finansial yang bagus. OJK juga sudah menggandeng AFPI untuk menjadi asosiasi yang turut mengawasi dan meregulasi anggota-anggotanya.

Peran Asosiasi Fintech Indonesia (dan kerabat kecilnya Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia) adalah mengatur beberapa panduan seperti kode etik penagihan, masa telat bayar, prosedur penanggulangan gagal bayar, dan lain-lainnya.

Rasanya hampir tidak mungkin perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar di OJK akan membawa kabur atau menipu anda, karena melalui proses administrasi tersebut, OJK telah mengetahui pihak-pihak yang bisa mempertanggungjawabkan apabila perusahaan tersebut memang mengelola uang anda secara illegal.

Yang menjadi keprihatinan utama saya adalah, apabila pada akhirnya OJK mengeluarkan regulasi yang menyulitkan kegiatan usaha para fintech terutama lending. Apabila ini terjadi, maka saya tentu akan secepat mungkin menarik semua investasi saya dari lending, lalu mengamati perkembangan dahulu sebelum memutuskan akan kembali berinvestasi atau tidak.

P2P lending yang terpercaya tentunya adalah mereka yang terdaftar dalam asosiasi DAN mendapatkan lisensi dari OJK.

4. Risiko di Tingkat Ekonomi

Ini adalah risiko yang paling tidak terkendali dan bisa berdampak skala besar. Bila mendadak ada krisis moneter yang mempengaruhi kemampuan kredit semua orang, maka sudah jelas P2P lending akan terkena dampak yang sangat buruk seperti layaknya bank pada tahun 1998.

Anda sebagai investor bisa sedikit memitigasi risiko ini dengan cara mendiversifikasikan investasi anda ke instrumen investasi lainnya. Namun tentu saja, investasi lainpun biasanya terkena dampak dari ekonomi negara yang memburuk, kecuali anda ada investasi di luar negeri.

Sebagai investor yang baik, anda juga tidak boleh sepenuhnya menaruh seluruh uang anda di P2P lending, meskipun instrumen investasi lain mungkin tidak bisa menghasilkan keuntungan setinggi P2P lending dalam waktu singkat.

Kesimpulan

Tidak bisa dipungkiri bahwa sangat banyak fintech nakal yang ada di Indonesia, bahkan menurut data OJK, jumlah yang ilegal jauh melebihi yang legal. Oleh karena itu, sebagai investor kita harus berhati-hati memilih website dimana kita akan menaruh uang kita. Kita harus paham bahwa risiko ada di berbagai tingkat, bukan hanya di jenis pinjaman saja.

Tapi, pilihan website yang terjamin aman juga cukup banyak, semua yang saya review disini telah terdaftar di OJK dan sudah saya gunakan sendiri tanpa mengalami masalah yang signifikan. Ekosistem P2P lending di Indonesia tergolong sehat karena rendahnya persentase gagal bayar. Selain itu, setiap website memiliki target marketnya masing-masing, sehingga cenderung tidak terjadi persaingan sengit diantara mereka. Bila mereka tidak saling menjatuhkan satu sama lain, tentu semuanya akan bertumbuh dan tidak memiliki risiko pailit yang tinggi.

Satu satunya ketakutan saya (dan harusnya anda juga) adalah bila OJK akhirnya mengeluarkan regulasi yang menyulitkan kegiatan usaha semua website lending tersebut. Ini merupakan alasan kenapa saya lebih suka mendanai pinjaman tenor pendek, agar saya bisa menarik investasi saya secepat mungkin bila tiba-tiba besok OJK mengeluarkan aturan yang akan merusak kinerja portfolio lending saya.

Semoga tulisan ini tidak membuat anda takut mendanai di pinjaman, namun sebaliknya memberi anda rasa aman untuk menjadi investor yang cerdas.

Jadi, masih ragu mendanai?

Baca juga:

Untuk membantumu memilih P2P lending mana yang tepat, baca artikel di bawah ini:

LOOKING FOR ENGLISH CONTENT?

Except for the literature, all my Bahasa contents are translator-friendly, so you can summon the might of Google Translate below.

HUBUNGI SAYA

asiaril@ymail.com

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan konten situs ini tanpa izin tertulis dari pemilik blog ini (Adrian Siaril)

Isi blog ini bukan ajakan investasi dan bukan saran profesional. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun, jadi jangan mudah percaya dengan omongan saya.

KODE REFERRAL

Akseleran: AKSLADRIA13403
ALAMI: ASIARI
Allianz Smart Poin: rvam2zmw
Ajaib : asia625
Amartha: IL035033
Asetku:WVQXQ
BCA Credit Card (Kartu Kredit BCA): ADRIA0002117
Bibit: ucleiaf
Bizhare: ASA8KHDU

Bmoney: REF-KRJI0
Bukalapak: BAMBANGRAHARJA13YJ
By.u: Klik link disamping atau masukkan BYADRI8439991
Canva: klik link disamping
Cashbac: adr01ak
Catchplay: langsung klik link tersebut
Crowdo: U051549
Crowde: FNYTMZK
DANA: bltuDi
danaIN: 12552
Danamart: asiaril

Deposito BPR by Komunal: AS2333
DNA PRO: ADRIANSI0512
EA-50 : ASIAR8548
Easycash: WRo7Rsw
Ebay.blanja.com: 25CN5E949CBD
E-mas: 9D3CEDUY
Esta Kapital: ZTVINT
Fahrenheit – Lotus International: adriansiaril
Fazzcard: 36baeb7a01
FIN888: adriansi0512
Flip: SHIA6755
Fore Coffee: 5BA015
Fundtastic: FUN10287
Gradana: AS0302191555
Getplus: DWNXM6GDM
Halofina: AIE74C
Hangry!: ADRINALD
iGrow: IGWSIA1980
Indogold: 98532
Investree: LJGZ3
Invisee: @AS0e99d
Jackhammer Co (via TADA): langsung klik link disamping
Jenius: $asiaril
Jurnal: ADRIA21895 atau klik link disamping
Kapital Boost: BAT6M2
Kaspro: E57u7c
KoinWorks: 62507
Koingold by Koinworks: KG-62507
Komunal: 1CE8460
Lakuemas: adrian2128
Levi’s VIP Indonesia: 31A8KL2
Lotus International – Fahrenheit: adriansiaril
Mekar: ADRIA2476
Modalku: jdq73oc9
Modal Rakyat:AS1817506638
NYALA: klik link disamping
OCBC NISP One Mobile: klik link disamping
OY: langsung klik link disamping
Pegadaian: PDS4ED81
Pluang: ADRI667294
Qoala Plus: XM3KSRAL
Raiz Invest (Indonesia): MDA2P7
Shopback: us3h2G
Shopee: ASIAR252
SmartX: asiaril
Sweet Escape : 1FSRH
Tamasia: MIK97TR
Tanamduit: ADRIA00INH7
Talenta: talenta641
Tanifund: ADRR20
Tiktok: A729133701
Tokopedia: TPADR8548
Tunaiku: SASIARIL
Uangme: 7627
Yesdok: ADRIANS1U
Yukk: asia48