Bunga P2P Konsumtif turun – Apa Alternatifnya?

Sesuai kebijakan terbaru OJK, P2P lending sekarang hanya bisa memberikan bunga maksimal 0.4% per hari kepada peminjam. Ini sudah kedua kalinya terjadi penurunan bunga maksimal yang sebelumnya bisa dibebankan. Setelah sebelumnya diturunkan dari 1.2% per hari ke 0.8% per hari oleh kode etik AFPI (asosiasi fintech pendanaan Indonesia). Hal ini bahkan sudah saya prediksi jauh-jauh hari sebelum pak Jokowi marah-marah soal bunga pinjol.

Meskipun aturan ini tidak dibatasi hanya untuk p2p lending konsumtif. Namun kita semua harusnya tahu bahwa p2p produktif tidak akan terpengaruh aturan ini. Karena memang tidak pernah mengenakan bunga setinggi itu kepada para peminjam produktif.

Sebenarnya p2p konsumtif selama ini mencari celah/loophole dari kebijakan tersebut, dengan cara mengenakan biaya administrasi yang tinggi. Tapi, sedikit atau banyak kebijakan penurunan bunga ini jelas menurunkan potensi pemasukan kita sebagai lender konsumtif.

Terbukti, hal ini sudah bisa dilihat pada produk konsumtif yang sudah menurunkan penawaran bunga mereka dan bahkan beberapa menutup kesempatan pendanaan.

Jadi, apa solusinya?

Solusinya hanya satu, yakni keluar dari zona nyaman kita dan mengalihkan uang kita ke instrumen lain. Disini saya akan merekomendasikan beberapa instrumen investasi yang memiliki karakteristik sama yaitu fixed income. Saya tidak akan merekomendasikan saham, bitcoin, maupun forex karena memiliki karakterisik risiko yang berbeda jauh.

P2P Lending Produktif

Ini adalah alternatif yang paling masuk akal mengingat masih dalam ranah dunia pendanaan, namun perlu diingat bahwa p2p produktif memiliki karakteristik yang berbeda jauh daripada konsumtif:

  • Ada risiko telat bayar dan gagal bayar yang ditanggung oleh lender
  • Tenor pinjaman biasanya lebih panjang/lama
  • Perlu memilih borrower sendiri, dan setiap borrower tingkat risikonya berbeda
  • Keterbatasan kesempatan dan nominal pendanaan (tergantung plafon yang tersedia)

Saran saya, bila pertama kali mencoba p2p produktif, cobalah produk yang memberikan mitigasi risiko mendekati 100% agar mirip dengan p2p konsumtif, misalnya Koinrobo dari Koinworks, atau Pinjaman Terproteksi dari Modalku.

Masalahnya, produk seperti itu memberikab return yang jauh lebih rendah, apalagi bila lender jujur melaporkan untuk dipotong pajak (keputusan memotong pajak kembali ke masing-masing lender)

Oleh karenanya, bila sudah mengenal dunia produktif dengan lebih baik, saya sarankan mencoba produk konvensional yang retur nya lebih tinggi (umumnya 16 sampai 21 persen). Saya sendiri saat ini sedang rajin mendanai di Tanifund, Akseleran, dan Komunal.

Reksadana Obligasi

Alternatif kedua yang masuk akal adalah reksadana obligasi, yang didalamnya sendiri terdapat surat utang. Jadi pada esensinya uang kita juga mendanai utang orang. Reksadana obligasi seringkali dibilang sekarang lebih bagus daripada p2p lending karena tax free dan mampu memberikan return belasan persen.

Masalahnya, sebenarnya reksadana obligasi sebenarnya tidak bisa dibilang kategori produk fixed income (meskipun namanya sendiri sering disebut Fixed Income Fund). Alasannya, reksadana obligasi bersifat NAV dan memiliki risiko fluktuasi, bukan return maupun pokok yang dijamin.

Untuk alasan itu, saya kurang menyarankan reksadana obligasi menjadi pengganti head-to-head p2p konsumtif.

SCF Obligasi

Ini adalah produk baru dari SCF (evolusi dari ECF), yang menurut saya akan mulai mengancam eksistensi p2p lending di jangka panjang. Obligasi SCF pada dasarnya tidak berbeda dengan obligasi korporasi yang kerap diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan besar, hanya saja bedanya di SCF diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan dengan skala lebih kecil yang sering kita sebut UKM (tidak termasuk mikro).

Obligasi yang dipasarkan melalui SCF (ECF belum boleh memasarkan, harus jadi SCF) ini bahkan terdaftar di sistem KSEI (Kustodian sentral efek Indonesia), beda dengan pendanaan p2p lending yang tidak memiliki kustodi. Sehingga kalau penyelenggara SCF amit amit bangkrut/tutup, surat obligasi yang kita beli ini masih tercatat dan memiliki kendali sentral lewat KSEI.

Jadi, karakterisiknya sangat mirip dengan pendanaan p2p lending, dan malah memiliki beberapa keunggulan. Saya juga baru saja mau terjun mencoba mendanai, dan pilihan pertama saya tentu mencoba di Bizhare.

Obligasi Korporasi dan Negara

Sebelum ada p2p lending, obligasi adalah instrumen investasi fixed income yang paling umum ditemui (deposito tidak akan kita anggap). Ketimbang membeli reksadana obligasi yang memiliki risiko NAV, saya lebih menyarankan membeli obligasi secara langsung untuk menikmati kuponnya, dan tidak menjualnya kembali di pasar sekunder agar menerima nilai pokok aslinya saat jatuh tempo.

Memilih antara korporasi dan negara sepenuhnya tergantung selera risiko. Investor yang lebih senior dan risk taker tentu akan lebih tertarik pada obligasi korporasi karena tingkat bunganya yang lebih tinggi, namun memilih obligasi korporasi yang ‘aman’ jauh lebih sulit daripada memilih obligasi negara yang notabene sangat minim risiko.

Asuransi Fixed Income

Terakhir yang mungkin bisa dipertimbangkan, tapi agak maksa, adalah asuransi yang bersifat fixed income. Asuransi jenis ini bisa menawarkan 4% sampai 6% p.a tergantung merk, penempatan modal, dan tenornya. Asuransi masuk kategori produk yang bebas pajak, jadi angka tersebut sudah nett.

Sesuai dengan prinsip low risk low return, returnnya kalah dari obligasi karena sifatnya lebih aman juga (risiko ditanggung si perusahaan asuransi). Selain itu proses administrasi pembelian dan penjualannya jelas masih kolot dan ribet di Indonesia (semua harus serba isi form dan surat menyurat).

Kesimpulan

Sebagai investor kita harus gesit mencari kesempatan. Ketimbang menunggu tanpa kepastian, lebih baik pindah secepat mungkin – apapun pilihannya.

Adrian Siaril
Adrian Siaril

The boss

Articles: 588

71 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  1. The very next time I read a blog, Hopefully it does not disappoint me just as much as this particular one. I mean, I know it was my choice to read through, however I really believed you’d have something useful to talk about. All I hear is a bunch of complaining about something that you can fix if you weren’t too busy searching for attention.

  2. May I simply say what a relief to uncover a person that actually knows what they’re discussing on the web. You actually realize how to bring a problem to light and make it important. More people should read this and understand this side of the story. I can’t believe you’re not more popular since you certainly have the gift.

  3. Aw, this was an exceptionally nice post. Taking the time and actual effort to create a top notch article… but what can I say… I put things off a lot and don’t manage to get nearly anything done.

  4. An outstanding share! I have just forwarded this onto a friend who had been doing a little research on this. And he in fact bought me breakfast simply because I discovered it for him… lol. So let me reword this…. Thanks for the meal!! But yeah, thanks for spending the time to discuss this issue here on your blog.

  5. Howdy! I could have sworn I’ve been to this blog before but after looking at a few of the articles I realized it’s new to me. Nonetheless, I’m definitely pleased I found it and I’ll be book-marking it and checking back often!

  6. A fascinating discussion is definitely worth comment. I think that you need to publish more on this subject, it might not be a taboo matter but generally folks don’t discuss such topics. To the next! All the best!!

  7. An outstanding share! I have just forwarded this onto a friend who had been doing a little research on this. And he actually ordered me lunch due to the fact that I found it for him… lol. So allow me to reword this…. Thank YOU for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to talk about this matter here on your web page.

  8. An outstanding share! I have just forwarded this onto a co-worker who had been doing a little homework on this. And he in fact ordered me lunch simply because I stumbled upon it for him… lol. So let me reword this…. Thank YOU for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to discuss this topic here on your internet site.

  9. I would like to thank you for the efforts you’ve put in penning this blog. I am hoping to see the same high-grade blog posts by you later on as well. In fact, your creative writing abilities has inspired me to get my own blog now 😉

  10. Hi, I do think this is a great blog. I stumbledupon it 😉 I am going to revisit yet again since I book marked it. Money and freedom is the greatest way to change, may you be rich and continue to guide other people.

  11. After checking out a handful of the blog posts on your web page, I really like your way of blogging. I saved it to my bookmark webpage list and will be checking back in the near future. Please visit my website as well and tell me what you think.

  12. Hi there! This post could not be written any better! Reading through this post reminds me of my previous roommate! He always kept talking about this. I’ll send this article to him. Pretty sure he’s going to have a very good read. Thank you for sharing!

  13. Good day! I could have sworn I’ve been to this site before but after looking at some of the posts I realized it’s new to me. Anyhow, I’m definitely happy I found it and I’ll be book-marking it and checking back often.

  14. I need to to thank you for this fantastic read!! I absolutely loved every bit of it. I’ve got you bookmarked to check out new things you post…

  15. Hi, I do believe this is a great site. I stumbledupon it 😉 I may revisit yet again since i have saved as a favorite it. Money and freedom is the best way to change, may you be rich and continue to guide other people.

  16. After looking over a handful of the blog articles on your blog, I seriously appreciate your way of writing a blog. I book marked it to my bookmark webpage list and will be checking back soon. Please visit my web site too and tell me how you feel.

  17. An intriguing discussion is definitely worth comment. There’s no doubt that that you need to publish more on this topic, it may not be a taboo subject but generally people don’t talk about such issues. To the next! Best wishes.